Jumat, 10 Mei 2019


Kerja duduk mulu itu ada enak ga enaknya. Kalo enaknya ya kerjanya enggak pindah-pindah tempat, enggak lompat-lompat dari kantor cabang satu ke kantor cabang lainnya. Cuma modal duduk di depan layar monitor saja. 

Tapi siapa sangka kalo kebanyakan duduk itu beresiko kena sembelit. Jujur saja awalnya aku enggak tahu sembelit itu apa, sampe akhirnya aku cerita ke temenku kalo aku udah berapa hari ga BAB, terus temenku bilang kalo itu gejala sembelit. 

Sembelit atau konstipasi yaitu suatu kondisi di mana pergerakan usus menurun atau sulit buang air besar untuk waktu yang lama. Orang bisa dikategorikan mengalami sembelit jika buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu

Sebenarnya, sembelit adalah sesuatu yang normal jika hanya sesekali terjadi, dan akan sembuh dengan sendirinya. Biasanya disebabkan karena makanan, stress, atau perbedaan lingkungan. Sembelit kronik juga normal namun juga dapat merupakan tanda dari masalah yang lebih serius. Meski begitu, orang yang berisiko menderita sembelit biasanya adalah lansia, orang gemuk, wanita hamil, dan orang yang banyak duduk lama seperti aku.

Tapi emang dasarnya aku yang batu kalo dikasih tahu gimana cara atasi susah BAB. Walaupun temenku sudah nyaranin ini itu, aku tetap aja cuek dan mikir "ahh paling masalah perut biasa."


Susah BAB saat Puasa

Biasanya aku cuek kalo sembelit, tapi semua berubah saat bulan puasa, dimana peluang terjadinya sembelit dua kali lebih besar daripada diluar bulan puasa.

Ditambah lagi pola makan pas bulan puasa biasanya berantakan banget duhhh. Pas berbuka puasa maunya semua masuk ke perut. Takjil, gorengan, makanan berminyak, makanan berlemak, makanan cepat saji semuanya ditumpuk-tumpuk dalam perut. Kebayangan kan perut udah mirip-mirip bantar gebang wkwkwk. Ga peduli yang dimakan itu berserat atau tidak, tetap aja masuk perut tanpa difilter. Ujung-ujungnya buang air besarnya jadi mampet. Berhari-hari mampet jadinya sembelit.

Ditambah lagi faktor stress duuuhhh, nikah aja belum tapi udah banyak yang difikirin. Sembelit datangnya udah kayak jalan tol, datang tanpa hambatan. Tapi sialnyaaa, feses terhambat keluar dan menumpuk, dimana feses yang menumpuk lama-lama bisa menyebabkan kanker usus. Alamakjang kok ngeri yaaa? Mending jangan biarin numpuk dehh.

Faktor Penyebab Sembelit saat Puasa

Jumat, 03 Mei 2019 aku menghadiri blogger gathering bersama Dulcolax di wilayah Kemang. Gathering kali ini bertema "Puasa Lancar, Perut Nyaman"


Acara tersebut menghadirkan dr Riana Nirmala Wijaya selaku Sanofi Medical Expert, Debi Widianti selaku Senior Brand Manager Dulcolax, dan Nycta Gina selaku selebritis tanah air. Sesuai dengan tema Dulcolax, pada acara ini mereka mengangkat salah satu masalah yang kerap muncul saat bulan puasa, yaitu sembelit.

Dr Riana Nirmala Wijaya mengatakan
"Dalam seminggu, apabila kita BAB (Buang Air Besar) kurang dari 3x (tiga kali) maka dapat dikatakan bahwa mengalami sembelit."

Dr Riana menambahkan bahwa siapapun bisa mengalami sembelit. Namun wanita, lansia, dan orang yang berpuasa lebih rentan mengalami sembelit. Bicara bulan puasa, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan sembelit saat puasa, yaitu :

  1. Berkurangnya asupan serat dalam tubuh
  2. Porsi makan yang berkurang
  3. Metabolisme tubuh berubah
  4. Kurangnya aktivitas saat bulan puasa
  5. Asupan makanan yang tidak teratur
  6. Kurang minum air putih
  7. Stress

Selain puasa, kondisi hamil juga berpengaruh. Seperti yang dialami oleh Nycta Gina ketika sembelit saat hamil.
"Saya sempat degdegan saat ngeden untuk BAB, takutnya malah bayi yang keluar."
 Hahaha duh Kak Nycta Gina ada-ada saja ya.

Tips Mengusir Sembelit saat Puasa

Setelah mendengar penjelasan Dr Riana tentang sembelit dan mendengar pengalaman Nycta Gina tentang tidak nyamannya ketika sembelit datang, aku jadi semakin paham bahwa kesehatan pencernaan itu penting. Dr Riana memberikan beberapa tips supaya terhindar dari sembelit, yaitu :

  1. Mengkonsumsi air putih yang cukup
  2. Olahraga yang cukup
  3. Perbanyak konsumsi makanan berserat
  4. Kurangi stress
  5. Siapkan obat pencahar untuk emergency

Untuk point nomor 5, ibu Deby Widianti menjelaskan bahwa Dulcolax adalah obat untuk membantu kondisi sembelit, terutama ketika bulan puasa.


Dulcolax adalah merek pencahar yang sudah terpercaya selama 60 tahun dan teruji secara klinis. Dulcolax mengandung bahan aktif bisacodyl yang merupakan senyawa organik yang digunakan untuk mengusir sembelit. Ada beberapa varian produk Dulcolax yang bisa dipilih, yaitu berupa tablet, sirup dan suspositoria (bentuk padat yang dimasukkan dari anus).

Produk Dulcolax memiliki waktu kerja yang berbeda seperti tablet yang bekerja dalam 1 malam, dan suspositora yang bekerja dalam 30 menit. Dulcolax sirup direkomendasikan untuk ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak.


Oyaa tidak perlu khawatir ketergantungan saat mengkonsumsi Dulcolax. Ibu Debi dan dr Riana menambahkan bahwa belum ada bukti ketergantungan obat dari penelitian yang dilakukan, mengingat Dulcolax hanya bekerja di perut dan saluran pencernaan, tidak masuk ke aliran darah.

Namun jika sembelit berlangsung lebih dari 2 minggu dan tidak kunjung membaik, alangkah baiknya jika langsung berkonsultasi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut supaya sembelit tidak semakin akut. 


Kamis, 02 Mei 2019

Pekerjaan yang menumpuk, bayang-bayang deadline, serta kesibukan kaum urban rentan membuat stress. Stress dan penat hanya dihadiahi weekend yang hanya 2 hari, dimana terkadang weekend justru digunakan untuk mencari pundi-pundi tambahan.

Tak ayal banyak generasi urban mencari-cari hiburan di sela-sela istirahat. Itulah mengapa tempat-tempat hiburan menjadi ramai saat weekend, juga saat jam pulang kerja. Jakarta tidak pernah redup, lampu benderang 24 jam, bahkan malam tetap menjadi ladang hiburan bagi maniac kerja.

Melihat besarnya kebutuhan yang menjadi tuntutan untuk orang-orang merecharge diri, Kay's Bar & Cafe hadir memberikan pelayanan dengan konsep "customer is friend". Hal ini terbukti saat aku dan teman-teman menghadiri soft launching Kay's Cafe & Bar beberapa waktu yang lalu. Pelayanannya yang ramah, cepat dan tepat sesuai dengan tema yang mereka ambil, urban house.

Suasana saat soft launching terbilang seru, live acoustic di cafe lantai 1 ditemani appetizer yang berkali-kali habis dan diganti membuat kami betah berlama-lama di Kay's. Belum lagi banyaknya spot-spot yang instagramable membuat kami yang maniac foto ini langsung gercep nyari spot dan hunting foto.

Kay's Cafe & Bar dengan design yang instagenic


Kays Cafe & Bar, Makanan yang variatif dengan harga yang kompetitif

Walaupun pelayanan dari Kay's ini adalah casual-dining / American Style, namun Kay's menawarkan harga yang cukup kompetitif dan menyesuaikan dengan segmen pasar di daerah Jakarta Pusat.

Produk yang ditawarkan juga variarif, mulai dari makanan dengan citarasa lokal, western, minuman non alkohol, hingga minuman beralkohol juga tersedia.

Aku sendiri sudah mencoba beberapa menu yang tersedia seperti nasi goreng kampung, chicken cordon blue, dori sambal matah, hingga light bites seperti onion rings dan chicken wing. Wkwk perutku nampung banyak yaaa. Andai ga mikirin perut yang udah overload, ingin ku cicipi semua menu halal yang ada di Kay's ini. 

Daftar menu dan harga di Kay's

Konsep yang diusung Kay's Cafe & Bar

Ada banyak cafe dan bar di Jakarta yang mengusung konsep-konsep menarik. Tentu saja tujuannya untuk menarik pengunjungnya. Begitu juga dengan Kay's Cafe & Bar. Kay's bisa dibilang pionir one stop entertainment di Jakarta Pusat.


Salah satu menu yang ada di Kay's

Untuk lokasi, Kay's mengambil tempat yang cukup strategis di salah satu area perbelanjaan tertua di Jakarta Pusat, yaitu Pasar Baru, tepatnya di Jl. Pintu Air V No.53, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Kay's mengambil tempat di dalam Pasar Baru Mansion (front lobby hotel)

Kay's Cafe dan Bar berada dalam 1 tempat, dibagi menjadi 2 lantai. Lantai 1 sangat cocok buat kamu yang butuh suasana yang nyaman dibalut alunan musik yang ringan dengan kapasitas 80 bangku, atau di lantai 2 jika kamu ingin masuk ke dalam bar. Di lantai 2 tersedia sekitar 100 bangku.

Sebagai element pendukung, Kay's menyuguhkan live music (Disc Jockey / Band) setiap weekend di lantai 2, dan ada live acoustic di lantai 1 pada hari senin dan rabu juga pada event-event khusus lainnya. Para DJ / acoustic talent / band adalah orang-orang yang sudah memiliki nama baik di skala lokal maupun nasional.

Selain itu, Kay's Bar juga memiliki paket-paket untuk event seperti birthday party, engangement party, weeding bash, graduation party, dll.


Buat kalian yang penat sama kerjaan dan butuh sejenak merecharge diri, tidak ada salahnya untuk datang ke Kay's untuk sekedar duduk melepas penat ditemani sajian menu dari Kay's Cafe, atau masuk ke Kay's Bar di lantai 2.

Selain itu Kay's juga cocok buat nongkrong atau ngumpul-ngumpul bersama teman-teman kantor atau relasi.

Kamis, 14 Maret 2019


Memiliki finansial sehat adalah hak segala bangsa, ehh keinginan segala umat manusia yang ada di muka bumi ini deng. HiyaHiyaHiya


Bahkan nih ya, pemerintah jorjoran berusaha menargetkan pendapatan perkapita. Kita dalam skala sempit juga sama. Sedari kecil, sebagian besar kita sudah memiliki standarisasi sejahtera yang rata-rata kriterianya tidak jauh berbeda, yaitu finansial sehat. Karena dengan finansial sehat akan menghasilkan senyum sumringah tanpa degdegan adanya hutang yang mengetuk dompet sewaktu-waktu.

Oh iya Hallo!! Kenalin aku Kal. Aku perantau asal pinggiran Sumatera Selatan yang memutuskan merantau ke ibukota karena alasan klise. Uang.

Seperti perantau-perantau pada umumnya, aku mengejar jodoh mimpi di Jakarta. Berharap bahwa Jakarta adalah rumah baru dimana gompelan-gompelan berlian bisa terkumpul dengan cepat. Aku tidak muluk-muluk berharap seperti crazy rich Surabaya dengan uangnya yang bergelimang, apalagi menyerobot gelar crazy rich Jakarta. Beneran deh! Suer!

Mauku Cuma bisa ngumpulin uang yang banyak untuk melanjutkan renovasi rumah orangtua di kampung yang pernah mangkrak, memiliki beberapa asset bergerak maupun asset tidak bergerak, memiliki tabungan yang membuat dompetku selalu kenyang tanpa terlihat gendut seperti perut buncit berisi sampah lemak, serta dana pensiun yang cukup untuk anak, cucu, serta keponakan-keponakan. Ga banyak kan? HeuHeuHeu

Semangat 45 tanpa Tombak adalah Rela Sekarat

Semangat 45 sebagai perantau ternyata tidak selalu berada di jajaran klasemen teratas hidup. Terkadang badan justru malas untuk ngapa-ngapain. Otak begah untuk mikir yang berat-berat. Dari yang awalnya mau fokus sama kerjaan, ehh malah nyelip-nyelip godaan untuk berperilaku konsumtif yang mengatasnamakan “silaturahmi or ngumpul or nongkrong”.

Dari yang awalnya cuma ikut-ikut ngumpul, jadinya ikut-ikut makan padahal di rumah sudah makan, jadinya ikut beli kopi di cafe padahal kopi sachet di rumah numpuk, jadinya kepengen punya barang yang dipunyai oleh teman entah itu sekedar topi, pakaian, sepatu, hingga ke gadget. Ujung-ujungnya pengeluaran membengkak. Oh Tuhan! Dan disini mulai ngerasa kalo Tuhan enggak adil. Ngomel-ngomel ke Tuhan protes karena merasa memiliki gaji kecil.

Bertahun-tahun hidup dalam ketidakstabilan keuangan membuat rencana awal kembali dirubah, sedangkan resolusi dari tahun ke tahun tetap jalan di tempat. Gaji hanya numpang lewat tanpa ada yang melekat. Lalu lupa pada tujuan awal merantau.

Nafas dompet yang mulai sekarat sedikit demi sedikit membuat aku melihat ke belakang. Mengecek kesehatan keuangan, kemudian mengobatinya sedikit demi sedikit pada titik-titik yang digerogoti penyakit. Dari yang awalnya memfollow akun-akun online shop, aku mulai beralih memfollow akun-akun konsultan keuangan seperti MoneySmart, hingga menonton video-video inspiratif tentang kiat-kiat mengatur finansial sedini mungkin. Dari #MoneySmartMenginspirasi inilah aku seolah disentil. Semakin banyak artikel yang kubaca, semakin aku sadar bahwa kondisi finansialku selama ini carut-marut.

Namun buat apa terus menerus terpuruk? Masih banyak kesempatan untuk memperbaiki finansial menjadi lebih sehat, dan inilah yang aku lakukan belakangan ini, dan pastinya akan aku share ke kalian.


1. Mengatur Alokasi Keuangan

Demi keuangan yang sehat, aku mengelola keuangan dan membaginya ke dalam beberapa pos pengeluaran, seperti pengeluaran pokok, dana darurat, life style, asuransi, dan tabungan. Untuk tabungan sendiri aku sudah melirik-lirik investasi. Jika dulu aku begitu menggebu-gebu untuk belanja pakaian hampir setiap bulan, kali ini aku hanya belanja sesuai dengan alokasi keuangan. STOP jika sudah limit!


2. Mencari penghasilan tambahan

Sebagai seorang perantau, mau tidak mau pengeluaran sudah harus dialokasikan secara rutin setiap bulan. Biaya kostan, listrik, air, transportasi, makan, hingga pulsa menjadi pengeluaran rutin yang tidak bisa dihindari. Belum lagi kiriman untuk orangtua di kampung yang masuk dalam kategori prioritas membuat menabung rasanya menjadi sulit. Uang cukup hingga akhir bulan saja rasanya sudah syukur. Disitu aku mikir “Kalo seperti ini terus, lalu apa gunanya aku merantau?”

Dari sinilah aku akhirnya mencari penghasilan tambahan. Aku memanfaatkan hobby dan teknologi menjadi mata air rejeki. Aku yang suka menulis akhirnya menerima job-job menulis atau menerima tawaran job di sosial media.

Untuk kamu yang ingin mencari penghasilan tambahan juga jangan khawatir. Kamu tekuni hobimu, kemudian cari peluang rejeki di dalamnya. Contohnya : menjadi instruktur yoga buat kamu yang menyukai olahraga yoga, membuat open trip untuk kamu yang suka travelling, menjadi seorang graphic design untuk kamu yang kreatif, atau menawarkan jasa perawatan kucing buat kamu yang mencintai hewan nan lucu bersuara “meowww” ini.

Namun, kerja sampingan tidak semudah yang difikirkan, walaupun sesuai hobi sekalipun. Karena ketika kita berniat untuk menyemplung ke dunia kerja sampingan, artinya akan menambah kesibukanmu selain pekerjaan utama. Kamu bisa baca tips ini supaya kerja sampingan tidak mengganggu pekerjaan utama.

3. Jadikan Tujuan Awal sebagai Kaca yang Besar

Sifat moody benar-benar mengganggu semangatku. Terkadang semangatku hanya sampai depan pintu. Belum juga keluar pagar, ehh udah nyerah hanya karena mendung. Begitupun perihal mengejar mimpi sebagai seorang perantau ini. Kadang suka merasa capek. Untungnya aku memiliki kaca besar yang selalu menjadi cermin, yaitu orangtua di kampung.
Mereka benar-benar menjadi obat dari segala obat.

4. Selalu Percaya Pada Proses

Mungkin nama Bob Sadino sudah tidak asing bagi kita, terlebih di era digital seperti ini dimana kata-kata inspiratif dari beliau bertebar di dunia maya. Sebelum Bob Sadino sukses seperti sekarang, beliau sempat menjadi kuli hingga berdagang telur ayam.

Ada juga Susi Pudjiati, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia yang hanya lulusan SMP. Lulusan SMP tidak membuat beliau rendah diri dan patah semangat. Nyatanya, berkat kegigihannya dalam berdagang, beliau berhasil mendirikan sejumlah bisnis, salah satunya bisnis penerbangan Susi Air.


Baca Juga : Gak Tamat SD, Ini Crazy Rich Pariaman yang Punya Ferrari, Harley, dan Aston Martin



5. Masa Lalu adalah Masa Lalu, Masa Depan Ditentukan dari Sekarang

Masa lalu yang suram, hutang yang menumpuk, atau kerugian jujur saja sedikit banyak akan membuat kita kecewa pada diri sendiri, tertekan, dan terpuruk. Namun apakah akan terus terpuruk atau justru kembali bangkit itu tergantung ke masing-masing orang.
Ada salah satu kutipan yang aku suka :
“Kita memang harus menerima kekecewaan, tapi jangan sampai kita kehilangan harapan” – Martin Luther King Jr.

Dari salah satu artikel yang aku baca di Money Smart, aku mendapatkan pencerahan.
Kecewa itu wajar dan hal itu memang pasti kita alami. Akan tetapi, jangan lantas kekecewaan itu membuatku kehilangan harapan. Jika harapan kita untuk jadi lebih baik atau sukses di masa depan hilang begitu saja, maka hancurlah kita.





Rabu, 13 Maret 2019



Dulu pernah ada seseorang yang menjatuhkan bait-bait pesan ke dasar jurang. Ia menjatuhkannya jauuuhh sekali, berharap tak ada yang menemukan. Ia berfikir dengan membuang bait-bait pesan sejauh itu akan aman, dan ia akan lekas melupakan kepedihannya lebih cepat. Lalu ia kembali ke kota, menjalani kehidupan seperti yang lain. Hari-harinya ia rasa semakin membaik, tak ada lagi puisi yang ia buat, karena baginya puisi berarti mengingat pedih secara berulang-ulang.

Nyatanya, di ratusan kilometer sebelah timur sana, bait-bait pesan mampu bertahan begitu kuat, mereka beranak pinak sendiri menjadi sekedar prosa ataupun puisi. Mereka berteman dengan angin, bernafas seperti pohon, menari layaknya ilalang.

Semakin hari nyatanya mereka makin riuh. Huruf demi huruf beterbangan di udara meminta dipungut. Mereka akan kegirangan saat ada pendaki yang datang dengan bersungut-sungut. Mereka masuk ke fikiran-fikiran pendaki yang bersedih ditinggal kekasih, lalu menyusup meramu bait-bait sedih.

— Kalena Efris
Tanjung Barat, Oktober 2017


***


Aku ingin mengungkapkan satu atau dua buah kata dari mulutku, namun di depanmu semua kelu.

Maka aku menyeduh perasaanku menjadi kopi yang kita minum bersama-sama; bersama dingin; bersama diam; dan tatapan mata yang mencuri-curi pandang.

Atau — maka aku menulis puisi lalu menerbangkan setiap lariknya ke udara; menjadi angin yang membelai wajahmu; juga menjadi dingin yang memeluk tubuhmu.

— Kalena Efris
Tanjung Barat, 8 Maret 2019



***


Banyak hal akan berubah dari apa saja yang pernah kamu tinggalkan. Di bawah langit-langit berawan, kamu mengatakan bahwa tidak ada lagi yang layak bertahan dari kita. Harapan-harapan telah menjadi mendung, langit biru menjadi layu sejak kakimu perlahan maju meninggalkanku.

Kamu pernah mengajarkanku bahwa cinta itu seperti lebah yang terus menerus membuat sarang, walaupun tahu suatu saat madunya akan diidamkan banyak orang. Sekarang aku mengerti, bahwa cinta itu memperjuangkan... sekaligus merelakan.

Di suatu petang, pada tempat dimana kakiku menjadi letih, aku merelakan ketika kamu mengatakan bahwa cerita yang selama ini kita buat sudah tiba di akhir halaman.

— Kalena Efris
Tanjung Barat, Januari 2019



***


Aku daun
Separuh rapuh menggantung
Mengantri gugur

Anak gembala
Menikmati rimbunku
Tapi waktu
Tega menghitung mundur

Aku daun
Bertahan menggantung
Demi larik puisi
Demi mimpi yang menggunung

— Kalena Efris
Tanjung Barat, April 2017



***


Pada tempat dimana kopi hitam menjadi lebih puitis, pagi menjadi lebih romantis, juga obrolan menjadi lebih hangat — aku menatap ulang 2018 yang semakin jauh dipunggungi kenyataan-kenyataan.

Banyak hal sudah berlalu. suka-duka-luka-lupa dengan cepat berganti posisi seperti lembar-lembar buku yang tanpa terasa dibaca hingga habis, atau seperti tanjakan-tebing curam-turunan yang dilalui dalam sekali perjalanan. Ada kalanya tubuh lelah kemudian sejenak rehat, mengambil sesachet madu lalu duduk bersandar batu besar, memikirkan kepayahan-kesalahan-kelalaian yang terus menerus aku lakukan.

Selamat datang tradisi menulis resolusi. Semoga kamu menjadi teman baik, juga semoga aku menjadi lebih baik.

— Kalena Efris
Tanjung Barat, Januari 2019

Jumat, 30 November 2018


Belakangan ini pinjaman berbasis online sedang marak di Indonesia. Mengingat banyaknya orang yang membutuhkan dana tunai dengan cepat, apalagi pinjaman online bisa dilakukan tanpa jaminan.

Kehadiran pinjaman online menjadi jawaban untuk orang-orang yang mengalami masalah keuangan. Tanpa perlu susah payah ke bank untuk mencari pinjaman, uang dalam waktu dekat sudah bisa langsung dicairkan.

Hal itulah yang membuat orang-orang mulai melirik pinjaman uang online yang sudah disediakan oleh perusahaan fintech, salah satunya Disitu.com

Layanan dan Produk dari Disitu.com

Disitu.com adalah sebuah pasar kredit yang berlomba-lomba memberikan penawaran terbaik dari produk-produk finansial mereka, sehingga memungkinkan para konsumen disitu.com mendapatkan produk-produk finansial terbaik. Dengan sistem yang terintegrasi dengan berbagai institusi finansial, Disitu memberikan konsumen sesuatu yang berbeda, yakni harga aktual dari masing-masing produk dan proses yang real-time.

Mengapa harus Disitu.com?

1. Konsumen bisa melakukan pinjaman/kredit dimanapun dan kapanpun. Hal ini tentunya akan memudahkan konsumen.

2. Disitu.com memberikan kemudahan untuk register pinjaman, yaitu cukup dengan mengisi nama, no telp, dan alamat email. Selanjutnya tingg al menggunggah foto KTP dan STNK/PBB yang konsumen jaminkan.

3. Hal yang sering dikhawatirkan oleh konsumen ketika melakukan pinjaman online adalah penyalahgunaan data data pribadi yang diberikan ketika melakukan regist pinjaman. Disitu.com meminta konsumen untuk tidak perlu khawatir, karena disitu.com sangat menghargai kenyamanan dan keamanan konsumen.

4. Melalui Disitu.com, konsumen bisa mendapatkan beragam penawaran dari beragam institusi keuangan. Jadi konsumen bisa mendapatkan perbandingan langsung antara satu penawaran dan penawaran lainnya. 

5. Konsumen tidak perlu penasaran sudah sejauh mana proses pengajuan, karena konsumen bisa mencari tahu sudah sejauh mana proses pengajuan mereka di halaman pribadi yang bisa konsumen akses sendiri. Tim helpdesk dari Disitu.com juga siap melayani dan menjawab setiap perjalanan yang mereka ajukan.

Disitu.com Menyediakan Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Selain menyediakan layanan jasa pinjaman, Disitu.com juga menyediakam layanan kredit tanpa agunan dari berbagai institusi finansial yang sudah bekerjasama dengan Disitu.com.

Kredit Tanpa Agunan (KTA) atau yang sering disebut juga dengan pinjaman tanpa agunan adalah suatu produk pinjaman yang diberikan oleh institusi finansial dimana kredit yang diberikan tidak memerlukan suatu asset sebagai jaminannya, melainkan dengan menggunakan data diri customer.

Disitu.com menyediakan fasilitas kredit multiguna untuk berbagai kebutuhan pribadi konsumen. Konsumen akan mendapatkan pinjaman dana tunai dengan cepat dan mudah cukup dengan menjaminkan BPKB motor,BPKB mobil, ataupun sertifikat bangunan. Dengan kredit multiguna, berbagai biaya yang menjadi kebutuhan konsumen seperti biaya pernikahan, biaya pendidikan, biaya modal usaha, biaya renovasi rumah, biaya liburan, dan biaya lainnya tidak lagi menjadi masalah.

Kredit Tanpa Agunan ini biasanua dikhususkan bagi karyawan dan wiraswasta yang berusia 21 hingga 60 tahun, dengan plafond kredit berkisar antara 10 s/d 250 juta dengan bunga/interest yang bervariasi. Untuk msndapatkan produk ini, konsumen harus memiliki kartu kredit serta menyertakan beberapa persyaratan utama, seperto fotocopy kartu kredit dan fotocopy KTP.

Memiliki kartu kredit menjadi persyaratan utama karena pihak bank penyedia fasilitas akan memantau pola pembayaran konsumen melalui kartu kredit. Pihak bank akan melihat apakah ada keterlambatan pembayaran hingga pemakaian limit yang terkontrol melalui kartu kredit yang setidaknya telah diterbitkan dan berlaku selaman1 tahun.

Disitu.com bekerjasama dengan beberapa institusi finansial terbaik yang ada di Indonesia untuk memberikan pinjaman online sehingga dapat memenuhi kebutuhan finansial konsumen. Jadi, ayo manfaatkan fasilitas dari disitu.com untuk melengkapi kebutuhan anda.

Selasa, 27 November 2018


Kamu mungkin enggak asing sama kata "Fintech". Yaaa, kata fintech ini sedang menjamur dimana-mana.

Fintech (Financial Technology) merupakan sebuah inovasi baru yang muncul pada abad ke-21 dan berjalan pada sektor jasa keuangan yang menggunakan sistem teknologi digital.

Fintech yang pada awalnya diterapkan untuk penerapan teknologi back-end ke konsumen untuk transaksi keuangan, lalu berperan semakin meluas ke sektor  komersial keuangan seperti perbankan ritel, investasi, bahkan kripto-mata uang seperti bitcoin.

Perkembangan fintech makin mengalami peningkatan yang signifikan.

Sekarang coba kita mundur minimal sepuluh tahun belakangan dimana kita masih bertransaksi secara konvensional dari rumah ke rumah, dari tangan ke tangan, atau interaksi secara langsung. Sekarang kita sudah memasuki suatu era dimana gadget berfungsi tidak lagi sebagai media komunikasi, tetapi juga berfungsi sebagai media transaksi online, mengecek tabungan, transfer uang, hingga melakukan pinjaman uang melalui gadget.

Jadi Apa Itu Fintech Peer to Peer Lending?

Peer to Peer Lending (P2P Lending) adalah metode memberikan pinjaman uang kepada individu atau bisnis, dan sebaliknya. Lalu Fintech menjadi sebuah platform yang menjadi penghubung antara borrower (peminjam)  dengan lender (pemberi pinjaman)

Pada dasarnya P2P Lending ini hampir sama dengan market place yang memberikan wadah antara pembeli dan penjual, hanya saja bedanya disini adalah menjadi penghubung antara peminjam online dan pemberi pinjaman online tersebut.

Ketimbang mengajukan pinjaman melalui lembaga resmi seperti bank, koperasi, jasa kredit, pemerintah dan sebagainya yang prosesnya jauh lebih kompleks, sebagai alternatif, masyarakat bisa mengajukan pinjaman melalui P2P Lending.

Kemudahan dan Resiko P2P Lending

Dibalik berkembangnya startup fintech, ternyata ada masalah terkait isu-isu yang beredar, seperti :
1. Rentenir online
2. Penyalahgunaan akses data kontak
3. Cara penagihan yang tidak beretika

Menyikapi maraknya isu tersebut, Tanggal 23 November 2018 aku berkesempatan untuk menghadiri acara Ngobrol@Tempo dengan tema "Sosialiasi Program Fintech Peer to Peer Lending: Kemudahan dan Resiko untuk Konsumen" untuk memberikan sosialiasi dan edukasi mengenai fintech P2P lending.

Waspada Fintech Lending Ilegal :
Ciri-ciri fintech ilegal :
1. Kantor dan pengelola tidak jelas dan sengaja disamarkan keberadaannya
2. Syarat dan proses pinjama sangat mudah
3. Menyalin seluruh data nomor telepon dan foto-foto dari handphone calon peminjam
4. Tingkat bunga dan denda sangat tinggi dan diakumulasi setiap hari tanpa batas
5. Melakukan penagihan online dengan cara intimidasi dan mempermalukan para peminjam melalui seluruh nomor handphone yang sudah disalin.


Tips pembiayaan aman melalui fintech lending

Sebagai peminjam (borrower)
1. Cek legalitas penyelenggara apakah sudah terdaftar atau berizin di Otoritas Jasa Keuangan
2.Nominal pinjaman wajib sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan melunasi
3. Baca dan cermati syarat ketentuan masing-masing penyelenggara
4. Bandingkan penawaran pinjaman antar penyelenggara

Sebagai Pemberi Pinjaman (Lender):
1. Cek legalitas penyelenggara apakah sudah terdaftar atau berizin di Otoritas Jasa Keuangan
2. Pahami resiko setiap calon peminjam sesuai dengan score peminjam yang ada di platform
3. Diverifikasi pemberian pinjaman
4. Bandingkan resiko kredit dan imbal hasil pinjaman antar penyelenggara
5. Bila penyelenggara terdaftar di OJK diduga melakukan pelanggaran, maka laporkan ke AFPI (Indonesia Fintech Lending Association) dan OJK

Sabtu, 24 November 2018

Talkshow MyArafah di Summarecon Mall Bekasi
Saat kecil, ibuku mengajar ngaji untuk ruang lingkup kecil, yaitu aku dan anak-anak tetangga sekitar rumah. Ibu mengajariku mengaji, sholat, menceritakan tentang nabi dan rasul, hingga Rukun Iman juga Rukun Islam. Pada Rukun Islam yang kelima, kami dijelaskan tentang berhaji serta asal muasal berhaji. Ibu mencerikan kisah Nabi Ibrahim, Siti Hajar, serta Nabi Ismail kecil yang menjadi salah satu dari latar belakang proses atau tahapan berhaji.
Ketika masuk SMP, aku beralih mengaji ke TPA. Disana penjelasan menjadi lebih rinci. Selain berhaji, ada juga istilah umroh dimana sebagai umat Islam, anak kecil seperti kami saat itu sudah memimpikan untuk bisa mengunjungi baitullah setidaknya sekali seumur hidup.



Semua Umat Muslim Ingin Mengunjungi Baitullah

Seperti kita ketahui, ibadah haji merupakan penyempurna rukun islam. Namun karena besarnya biaya haji dimana biaya haji mengikuti nilai dollar (nilai rupiah lebih kecil dibanding nilai dollar), tidak semua orang bisa naik haji di usia muda. Lihat saja ketika musim haji tiba, kita melihat jemaah haji didominasi oleh orang-orang yang berusia senja.
Kini, semakin banyak orang yang ingin naik haji, dan ini mengakibatkan antrian haji mengular menjadi bertahun-tahun. Semakin lama mendaftar haji, maka semakin lama rukun islam kelima terealisasi, juga semakin tua usia kita untuk berkunjung ke baitullah. Belum lagi membayangkan kesehatan tubuh yang saat tua nanti tidak prima seperti saat masih muda.
Ada juga pilihan untuk mengunjungi baitullah selain berhaji, yaitu umroh atau biasa disebut haji kecil. Jika ibadah haji hanya bisa dilakukan setahun sekali yaitu di bulan Dzulhijah pada kalender Islam, umroh bisa dilakukan setiap saat diluar musim haji, asalkan memiliki cukup uang untuk biaya perjalanan hingga kebutuhan lainnya yang menjadi penunjang kelancaran umroh.
Pertanyaan yang sering timbul bagi kaum milenial masa kini adalah "Bagaimana cara menabung haji/umroh untuk generasi muda yang masih memiliki kebutuhan serta gaya hidup yang besar?"
Aku sempat mencari tahu informasi tentang biaya haji/umroh ini, hingga mencari tahu jasa travel  agent yang bisa dipercaya, mengingat berita-berita tentang agen travel haji/umroh yang ketahuan menggelapkan uang dan menelantarkan jemaah hajinya membuat aku was-was dan lebih hati-hati dalam memilih jasa pelayanan haji/umroh ini.

Doa agar diberi kesempatan berhaji
"Rabbanaa taqabbal minna innaka antassamii'ul 'aliim. rabbanaa waj'alnaa muslimaini laka wa min dzurriyyatinaa ummatam muslimatal laka wa arinaa manaa sikanaa wa tub 'alainaa innaka antat tawwaabur rahiim." (Surat Al-Baqarah ayat 127-128)"

Artinya : 

"Ya Tuhan kami, semoga Engkau menerima (amalan ibadah kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Ya Tuhan kami, semoga Engkau berkenan dapat menjadikan kami berdua (suami-istri) orang yang tunduk patuh kepada Engkau serta (menjadikan) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau. Dan semoga Engkau selalu berkenan memberikan petunjuk kepada kami agar dapat menunaikan ibadah haji, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang"

Tabungan MyArafah, Ringankan Langkah ke Baitullah

Minggu lalu pada 17 November 2018, aku dan beberapa teman blogger diundang untuk menghadiri event bertema Dream Day 2018 di Mall Summarecon Bekasi, dimana ada yang menarik pada salah satu talkshownya, yaitu ketika ibu Yuliana Fitri dari CFS Syariah Maybank menjelaskan tentang MyArafah dari Maybank Syariah sebagai tabungan haji masa kini. 
Tabungan MyArafah merupakan tabungan dengan akad Mudharabah Mutlaqah untuk merencanakan ibadah Haji Regular atau umrah sesuai keinginan nasabah, dimana sistem setorannya bisa sistem setoran bebas atau bulanan dalam mata uang rupiah atau dollar USD.
Manfaat dan keuntungan Tabungan MyArafah :
  1. Bebas biaya administrasi bulanan
  2. Setoran awal yang ringan, yaitu mulai dari Rp.100.000 atau 10 USD.
  3. Pembukaan tabungan atau pendaftaran porsi haji dapat dilakukan di seluruh kantor cabang Maybank di seluruh Indonesia.
  4. Pasti mendapatkan porsi haji melalui sistem komputerisasi terpadu (SISKOHAT) dari Kementerian Agama Republik Indonesia (untuk yang melakukan setoran pembukaan biaya pendaftaran Rp.25juta), dan pasti mendapatkan hasil yang kompetitif.
  5. Dilengkapi kartu ATM / Debit berlogo Mastercard dengan teknologi chip sehingga lebih aman dan terhindar dari terjadinya skimming atau penyalinan data di kartu magnetik.


MyArafah bisa menjadi jembatan bagi generasi milenial untuk mewujudkan keinginan beribadah haji dengan membuka tabungan haji MyArafah. Ditambah dengan informasi bahwa usia 12 tahun sudah boleh mendapatkan kursi haji menjadi angin segar bagi keluarga muda yang ingin anak-anaknya ikut serta menabung untuk naik haji sedini mungkin.

Talkshow ini sangat sejalan dengan keinginan generasi milenial seperti aku yang ingin menabung haji sejak awal. Mengingat saat ini 75 persen orang yang membuka tabungan haji berada di usia 40 tahun. Sehingga jika masa tunggu haji 20 tahun, maka usia penabung haji tersebut sudah 60 tahun.

Merencanakan haji dan umrah sejak dini dengan menabung rutin 100.000 setiap bulan atau membuka tabungan MyArafah dengan setoran Rp 25juta untuk mendapat kursi haji adalah pilihan tepat jika ingin naik haji sebelum menginjak usia senja.

Follow Kal di @kalenaefris