Minggu, 17 November 2019

Siapa yang ga mau sehat? Semua pasti mau. Bukan hanya sehat jangka pendek, tapi juga jangka panjang. Siapa yang ga mau hari tua tetap bisa beraktifitas dengan baik.

Aku malah udah mendambakan hari tua di rumah sederhana di kaki gunung, berkebun di belakang rumah, duduk di teras setiap pagi atau sore hari melihat kucing-kucing bermain, teras yang dihiasi bunga-bunga, dan taman yang sejuk.

Aku mendambakan hari tua yang masih tetap bisa memasak untuk suami dan anak cucu, masih bisa memetik hasil kebun sendiri, menyiram bunga sendiri, serta merawat kucing-kucing sendiri.

Mendambakan hari tua yang indah wajar donk? Tapi kepikiran ga sih apakah hari tua kita akan tetap sehat? Atau jangan-jangan kita malah udah sakit-sakitan sebelum menjadi tua? 


Sekarang kita intropeksi diri kita masing-masing. Kira-kira apa pola hidup sehat yang udah kita lakuin? Menghindari junk food? Ga makan makanan hewani? Ga menggunakan penyedap rasa pada masakan? Hemm yakin ga kita terhadap apa yang kita makan itu akan 100% sehat? Yakin ga kita kalo sayur-sayuran yang kita makan itu bebas zat kimia? Tahu ga kalo zat kimia itu sedikit demi sedikit masuk ke dalam tubuh, lalu menjadi racun di dalam tubuh kita, dimana dalam jangka panjang ini akan merepotkan kita.

Kalo kamu khawatir terhadap tubuhmu , aku juga sama kok. Makanya penting banget untuk kita bisa memperhatikan hal-hal kecil pada apa yang kita makan. Kalo kita bingung makanan apa yang aman, sayur mana yang ga menggunakan zat kimia, ayam mana yang sehat? Sesa Indonesia jawabannya.

Apa itu Sesa Indonesia

Ngomongin tentang pola hidup sehat, Sesa menyediakan apa yang kita butuhkan mulai dari produk segar seperti sayur, buah, hewani dan nabati, berbagai bahan masak, perawatan tubuh yang organik dan kecantikan, hingga perabotan rumah tangga, produksi lokal maupun mancanegara.

Nutritionist Sesa Experience Center, Kristine Angela menyebutkan, setidaknya ada 1.000 produk kebutuhan tubuh yang tersedia di Sesa, dengan memilih produk-produk yang paling ramah lingkungan menjadikan produk Sesa ini #sehatbeneran.

Sesa menjual bahan-bahan berkualitas dan bebas pestisida dengan mengelola dan menanam sayur organiknya sendiri, dengan menanam di tanah perawan dengan sumber air alami. Sesa juga menyediakan ayam yang berasal dari peternakan ayam organik dengan pakan rempah dan sayuran organik sehingga ayam lebih bernutrisi dan aman dikonsumsi.

Ketika berkesempatan menghadiri undangan Sesa di Sesa Experience Center beberapa hari yang lalu, Sesa Indonesia juga menyediakan makanan-makanan sehat yang bisa aku cicipi semuanyaaa. Huaaaaa kalap aku kalo udah ngomongin makanan wkwk. Apalagi pas aku cobain ternyata makanannya enak-enak, berasa kyk makanan yang pake penyedap rasa padahal sama sekali ga pake. Ternyata Sesa mengganti penyedap rasa dengan bumbu-bumbu alami yang kaya rempah-rempah.


Sesa menjadi bukti bahwa sehat itu mudah, nikmat dan tidak harus menderita. Selain menyediakan kebutuhan hidup sehat, Sesa juga menjual menu-menu makanan sehat dan enak seperti makanan yang udah aku cicip-cicipin yang kata aku enak itu loh hehehe.

Oiya kita ga perlu khawatir dengan proses masak yang ga sehat, karena Sesa memproses makanan dengan cara yang tepat sehingga bisa mendukung gaya hidup sehat. "Tidak deep fried, tidak pakai MSG dan gula, menggunakan karbohidrat kompleks. Jadi untuk yang concern weight loss, gula darah, tidak perlu khawatir," kata Putri, salah satu nutritionist di Sesa Indonesia.

Selain mencicipi makanan yang sudah disediakan, aku juga berkesempatan untuk melihat langsung proses memasak yang dilakukan oleh chef Sesa, sekaligus mencicipi langsung masakannya. Kalian juga bisa melakukan experience dengan datang ke Sesa Experience Center dan coba sendiri pengalaman #SehatBeneran.

Buat yang mau datang langsung saja ke Sesa Experience Center yang terletak di Kompleks Kostrad, Jl. Iskandar Muda, Jakarta Selatan yaaa. Saat ini Sesa Experience Center memiliki jam operasional hari Senin - Jumat pukul 09.00-17.00.


Kamis, 14 November 2019

Halo guys, pada Minggu, 10 November 2019 lalu SmartFren menggelar event SmartFren WOW Fest 2019, dimana event ini merupakan rangkain kegiatan Peluncuran SmartPoin 2.0. Hari tersebut menjadi rejeki bagi pelanggan Smartfren yang beruntung, karena berhasil mewujudkan mimpinya untuk memiliki rumah, mobil, vespa, dan juga mendapatkan ratusan hadiah lainnya dari Smartfren.

Sebut aja Miftahul Jannah, pelanggan Smartfren asal Malang, Jawa Timur yang berhasil mewujudkan mimpinya untuk memiliki rumah di Sinarmas Land. Lalu Siti Saidah, pelanggan Smartfren asal Jepara yang berhasil mewujudkan mimpi memiliki mobil Kijang Innova. Kemudian tiga orang pelanggan Smartfren yang berhasil mewujudkan mimpi mendapatkan Vespa masing masing Hendri Ferdi asal Yogyakarta, Yuningsih asal Bogor, dan Putri asal Medan.
Selain itu, Smartfren juga mengumumkan pemenang ratusan hadiah lainnya, mulai dari iPhone, handphone Samsung, paket liburan ke Bali, voucher belanja, speaker Bluetooth, serta voucher pulsa.

Kemeriahan SmartFren WOW Festival 2019

Selain berbagi kebahagiaan melalui undian, SmartFren juga mengundang sederet penyanyi nasional ternama seperti Andre Hehanussa, JKT48, Kahitna, Project Pop, RAN, Rizky Febian, Feel Koplo, Maliq & D’Essentials, Marion Jola, Teza Sumendra, Dipha Barus FT Monica Karina, Adhitia Sofyan yang ikut meramaikan acara yang berlangsung di Ecovention Ancol ini.


Acara ini cukup mendapat perhatian dari masyarakat. Ini terlihat dari ramai dan padatnya venue yang disediakan oleh penyelenggara. Pagelaran musik dari penyanyi-penyanyi kenamaan hingga sesi talkshow edukasi mengenai beragam hal dengan narasumber Atta Halilintar, Saaih Halilintar, dan juga Kaesang Pangarep berhasil menyita perhatian masyarakat, termasuk juga aku dan teman-teman yang hadir pada acara SmartFren WOW Festival 2019 ini.

Pada acara ini, Kaesang berbagi edukasi tentangbagaimana mendalami bisnis kuliner yang dibangunnya sejak usia muda ini, serta bagaimana ia menjalani profesinya sebagai influencer yang memiliki ciri khas tersendiri.

Kemudian Atta Halilintar dan Saaih Halilintar pun ikut ambil bagian di dalamnya, mereka berbagi kisah tentang bagaimana mereka di usia muda tetapi bisa produktif dan kreatif. 

Selain rangkaian acara dengan tujuan menghibur serta talkshow edukasi kepada masyarakat yang menghadiri acara ini, SmartFren WOW Festival juga menyediakan berbagai booth-booth dan berbagai stand menarik yang bisa dikunjungi sepeeti WOW Sticker, WOW Karaoke, WOW Poster, WOW Games, dan Relaxing Area.

Bukan hanya kali ini Smartfren berbagi kebahagiaan. Melalui undian Smartfren WOW, bulan lalu Smartfren juga mengumumkan pelanggannya yang berhasil mewujudkan mimpi untuk memiliki rumah, mobil, dan juga sepeda motor.
Kali ini bertepatan dengan acara Smartfren WOW Festival, Smartfren kembali mengumumkan pemenang tahap kedua melalui program SmartPoin.

Berbagi Kebahagiaan Melalui SmartPoin

SmartPoin itu apa? Jadiii, SmartPoin itu adalah bentuk apresiasi atas loyalitas yang diberikan oleh pelanggan Smartfren (Prabayar dan Pascabayar). Bentuk apresiasi ini diberikan kepada pelanggan dalam bentuk SmartPoin yang dapat dikumpulkan dan ditukarkan dengan beragam pilihan hadiah menarik. SmartPoin ini akan memberi banyak keuntungan bagi pelanggan yang aktif menggunakan kartu Smartfren.


SmartPoin sekarang atau yang disebut SmartPoin 2.0 merupakan pengembangan dari SmartPoin versi pertama. Perbedaannya ada pada mekanisme penukaran poin yang harus dilakukan agar pengguna bisa mendapatkan kupon untuk mengikuti undian berhadiah. Untuk mengikuti program ini, kamu kudu instal aplikasi MySmartfren versi 6.3 dulu ya guys. Gunanya juga biar kamu tahu ada berapa poin yang kamu miliki.

100 poin yang kamu miliki bisa ditukar dengan 1 kupon undian. Poin ini bisa kamu dapatkan melalui kegiatan transaksi yang menggunakan pulsa seperti aktivasi kartu perdana Smartfren, pembelian paket data, panggilan telepon, serta SMS.

Selain ditukarkan dengan kupon undian, kamu juga bisa tukar poin yang kamu miliki dengan benefit yang lain seperti potongan harga di sejumlah restaurant. Jadiii, kamu udah pake SmartFren belum? Kalo belum tunggu apalagi, guys? Karena kamu bisa mendapatkan berbagai hadiah kejutan undian yang Wow jika beruntung.

Senin, 11 November 2019

Tinggal di ibukota berarti harus siap mengikuti kemajuan teknologi. Banyak hal berinovasi hanya dalam waktu yang relatif singkat. Maka akan ketinggalan jika kita tidak update apa saja pembaharuan yang terjadi, selagi itu positif dan bersifat helpfull.

Yang lagi marak beberapa waktu belakangan ini adalah metode pembayaran non tunai menggunakan teknologi Quick Respon Code atau QR Code. Metode ini lagi gencar-gencarnya diterapkan oleh para pemain dompet elektronik seperti seperti Gopay, Ovo, Dana, dan LinkAja.


Yang suka jajan /kulineran di sejumlah pusat perbelanjaan di ibukota pasti sering kan ngeliat barcode di depan meja kasir? Nah dengan itulah pembayaran non tunai bekerja.

Pengalaman Menggunakan QR Code

Aku yang jarang bawa uang tunai banyak kemana-mana ini tentu seneng banget dengan pembayaran seperti ini. Secaraa metode pembayaran seperti ini tu bikin aku teteup bisa jajan walaupun uang di dompet ga banyak wkwk.

Ngomongin tentang QR Code, aku mau cerita pengalaman aku Tanggal 03 November 2019 saat dompet aku hilang. Pusing tentu aja karena uang serta kartu-kartu penting semuanya ada di dompet, dan pasti butuh waktu buat mengurus itu semua.

Aku udah upaya buat cari itu dompet, tapi ya namanya belum rejeki mau gimana lagi. Malahan dalam hati aku mikir "mungkin aku kurang bersedekah" jadinya Tuhan ingatkan aku dengan cara seperti ini.

Nah di moment seperti ini aku merasa bersyukur banget punya saldo di dompet digital. Setidaknya aku ga harus pusing mikirin uang dari mana untuk makan karena aku tetap bisa beli makan dan melakukan pembayaran cukup melalui QR Code.

Dan ini membantu banget sampe aku selesai mengurus surat kehilangan dan mengurus kartu ATM yang baru. Alhamdulillah masih tetap bisa bersyukur dengan cara seperti ini.


Kelebihan dan Kekurangan QR Code 

Selama aku pake metode pembayaran non tunai QR Code ini, jujur saja aku merasa bener-bener terbantu. Tapiii namanya ciptaan manusia pasti ada kurang dan lebihnya nya hihihi.

Sebelum aku ngomongin kelebihannya, aku mau infoin kekurangan pembayaran non tunai metode QR Code versi aku :
  1. Bergantung banget sama koneksi internet. Koneksi internet adalah nyawa dari pembayaran metode ini. Tanpa internet, saldo kita itu udah kayak tv-kulkas-ac tanpa listrik, orang Indonesia tanpa nasi, atau aku tanpa kamu. Gituu.
  2. Baru ada di kota-kota besar. Jadi buat aku yang hobbynya traveling ke tempat-tempat terpencil, kenyataan ini cukup untuk bikin aku sedih. Huhuhuu
  3. Belum semua merchant menerapkan metode ini. Kebayang kan saat kamu lagi ga pegang banyak uang tunai, terus mau makan martabak tapi ternyata martabak favorit kamu tidak memfasilitasi QR Code pada opsi paymentnya.

Sekarang biar adil, aku kasih tahu apa saja kelebihan dari pembayaran non tunai metode QR Code versi aku yaaa. Kelebihannya yaitu :
  1. Praktis banget, karena cukup menggunakan smartphone aja, terlebih buat buyer yang memang pekerjaan ga bisa jauh-jauh dari handphone.
  2. User friendly. Kalo awal ngeliat, mungkin kamu bakal ngira prosesnya ribet. Padahal kalo udah dicoba gampang loh, karena buyer hanya perlu scan code yang tertera aja. Setelah proses scanning selesai, saldo akan otomatis berkurang.
  3. Banyak promo. Nahh ini salah satu faktor utama aku suka belanja pake metode ini. Promonya banyak bangeeett, dari potongan harga sampe cashback, dimana potongan harga ataupun cashback tidak bisa kita dapatkan jika belanja dengan pembayaran tunai.

Festival Edukasi Bank Indonesia 2019

Oiya, baru-baru ini ada informasi yang beredar terkait makin banyaknya ragam QR Code. Bank Indonesia menyeragamkan QR Code supaya bisa dipindai oleh berbagai dompet elektronik, Bank Indonesia mengkampanyekan untuk #pakaiQRstandar sebagai sistem pembayaran digital.

Bank Indonesia #gairahkanekonomi dengan memperkenalkan ekonomi digital melalui kegiatan Festival Edukasi Bank Indonesia (Feskabi) 2019. #feskabi2019 ini merupakan wahana edukasi keuangan yany tepat bagi generasi milenial.

QRIS yang dikeluarkan BI ini memiliki kelebihan dibandingkan QR Code yang biasa digunakan oleh pemain dompet elektronik seperti Gopay, Ovo, Dana, dan LinkAja. Jika QR Code dari para pemain dompet elektronik ini hanya bisa dipindai oleh aplikasi dompet itu sendiri, QRIS justru bisa dipindai oleh berbagai dompet elektronik.




Minggu, 10 November 2019

Tua itu pasti. Sakit itu relatif tergantung masing-masing kita atas apa saja yang kita perbuat di masa muda, atau apa saja yang kita konsumsi. Memang sih orangtya lebih rentan terkena penyakit, contohnya penyakit parkinson, tetapi bukan berarti kita ga aware terhadap kesehatan kita.

Nah ngomongin soal Parkinson, pada Kamis, 07 November 2019 aku dan beberapa rekan blogger & vlogger mengunjungi RS Premier Jatinegara sekaligus mengikuti workshop edukatif tentang penyakit Parkinson.

Awalnya aku ga tahu tentang penyakit ini, tetapi setelah dijabarkan oleh dr. Sukono Djojoatmodjo, Sp.S, aku jadi tahu betapa tersiksanya penderita penyakit Parkinson ini.


Gejala Utama Penyakit Parkinson

Penyakit Parkinson bisa bersumber dari apa saja yang masuk ke dalam tubuh, mulai dari makanan, minuman, buah-buahan yang mengandung zat-zat kimia yang terkumpul sedikit-demi sedikit ke dalam tubuh.

Bagaimana pola makan kita sekarang? Apakah yang kita makan adalah makanan sehat? Bebas bahan kimia? Atau justru kita lebih sering makan junk food? 

Selain itu, rutinitas dan aktivitas yang padat yang berbanding terbalik dengan pola hidup tidak teratur juga memiliki resiko masa tua yang sama.

Parkinson bisa juga turunan dari orangtua yan terlebih dahulu terkena Parkinson. Laki-laki lebih rentan terkan Parkinson dibanding wanita, dengan perbandingan 3 : 2.

Pada workshop edukatif yang aku hadiri beberapa waktu yang lalu, dr. Sukono Djojoatmodjo, Sp.S spesialis saraf menyampaikan bahwa ada 3 gejala utama gangguan gerak penyakit Parkinson, yaitu :

Gemetar (tremor).  Tremor  merupakan gejala kecil parkinson yang sering terabaikan dokter atau keluarganya. 

Kekakuan gerak (rigidity). Hal ini bisa dilihat ketika orangtua kita berjalan apakah jalannya patah-patah, atau saat putar balik badan apakah orangtua kita kesulitan dan tidak bisa langsung putar balik? Ini juga termasuk salah satu gejala Parkinson.

Kelambanan gerak. Ini juga bisa dilihat bagaimana orangtua kita berpindah dari satu tempat ke tempat lain, apakah jalannya lebih lama, langkah kaki lebih kecil, dan pelan atau tidak.

Seringkali ada faktor ke-4 yang menjadi ciri khas yaitu gampang jatuh, jalan agak membungkuk, dan berjalan lamban.

Gejala Non-motor Penyakit Parkinson

Selain gejala utama yang menjadi ciri khas penyakit Parkinson, penyakit ini juga memiliki gejala non-motorik yang terkadang tidak terdeteksi oleh keluarga penderita penyakit Parkinson.

Gejala non-motor Penyakit Parkinson yaitu :

Gangguan penghidu, yaitu penciuman aroma yang terganggu, seperti aroma parfum, aroma makanan, dll

Gangguan tidur. Jika saat kita tanya orangtua kita bagaimana istirahatnya, dan mereka justru bilang "ga bisa tidur", padahal kita melihat orangtua kita seperti tidur seharian, ini perlu di perhatikan. Bisa jadi ini salah satu gejala parkinson.

Sulit buang air besar.

Depresi

Mudah mengantuk

Halusinasi. Jika orangtua kamu pernah berkata bertemu dengan seseorang, padahal orang yang dimaksud sudah meninggal, bisa jadi orangtua kamu mengalami halusinasi.

Tekanan darah rendah

Gangguan jiwa. Gangguan jiwa ini bisa disebabkan oleh tekanan dari orang-orang sekitar yang terjadi secara terus menerus.

Pengobatan Penyakit Parkinson

Setelah menjelaskan tentang gejala yang dialami oleh penderita penyakit parkinson, dr. Sukono Djojoatmodjo, Sp.S menjelaskan 3 jenis obat yang digunakan oleh penderita penyakit ini, yaitu melalui obat oral, obat yang melalui infus, atau bahkan melalui proses operasi.

Bagaimana dengan proses pembayaran? Apakah penyakit ini dicover BPJS? dr Sukono menjelaskan untuk tidak perlu ragu-ragu mengobati pasien penderita penyakit Parkinson, karena penyakit ini dicover oleh BPJS seperti penyakit degeneratif lainnya.

Jadi mulai sekarang ayo kita perhatikan apakah ada gejala-gejala penyakit parkinson seperti yang sudah aku infoin? Kalo iya lekas bawa orangtuamu ke RS Premier Jakarta untuk diperkisa lebih lanjut.

Oiya guys, bukan berarti kita yang sehat ini jadi cuek dan ga mau tau tentang parkinson. Kita yang sehat juga harus tau, supaya dapat membantu proses penyembuhan penderita parkinson dan memahami apa yanh dirasakan oleh penderita penyakit ini.

Kamis, 07 November 2019

Belakangan ini media mulai sering menyorot berita perihal sampah plastik dan bahayanya untuk lingkungan. Aktivis-aktivis muda berpengaruh bahkan mulai menggunakan powernya seperti followers ataupun viewers untuk bersama-sama mengajak generasi-generasi muda untuk mulai #BijakBerplastik.

ScienceMag menuliskan bahwa sampah plastik terus meningkat jumlahnya sejak tahun 1950 hingga 2015. Jika pada tahun 1950 hanya ada 2 juta ton per tahun, pada 2015 jumlahnya meningkat 190 kali lipat atau sama dengan 381 juta ton per tahunnya. Woowww bukan tidak mungkin kuantitas sampah plastik akan terus meningkat dari tahun-tahun jika kita terus-menerus ketergantungan pada plastik.


Di tempat umum tempat-tempat sampah memang sudah diperbanyak, para kreator  mencoba mengolah sampah baik dalam skala kecil maupun besar sebagai bentuk tanggung jawab dan sebagai bentuk cinta kepada bumi pertiwi.

Ada banyak orang yang mulai concern pada sampah plastik dan lingkungan ini. Tetapi... masih banyak orang yang tidak peduli dan masih membuang sampah sembarangan, seolah tangan mereka begitu ringan untuk menjatuhkan sampah di trotoar, di kursi tunggu, di jalan raya, atau di sungai.

Sekarang pertanyaannya, ke mana perginya sampah-sampah itu?

Sampah-sampah yang tidak beres dikelola di darat, akan berlabuh ke sungai dan mengalir terus hingga ke laut. Lalu di laut sampah akan terus menumpuk hingga membahayakan hewan laut dan ekosistem secara keseluruhan. Menyeramkan yaa?

Faktanya sampah menjadi masalah negara, bukan hanya Indonesia. Banyak negara di luar sana yang kelimpungan menghadapi sikap rakyatnya yang tidak terlalu aware terhadap sampah. Tetapi kita perlu ingat, negara Indonesia adalah negara yang besar dengan penduduk yang sangat banyak. Tentunya kita tidak mau kan sampah-sampah kita menjadi sumber penyakit orang lain atau bahkan negara lain?

Boyan Slat, Founder dan CEO The Ocean Cleanup dan Interceptor Ciptaannya

Kondisi laut semakin lama semakin mengkhawatirkan dengan banyaknya sampah yang ada di lautan. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bahkan memprediksi pada tahun 2050, jumlah sampah plastik di laut akan lebih banyak dibanding biota laut.

Pada 31/10/2019 bertempat di Hotel Indonesia Kempinski aku berkesempatan untuk menghadiri undangan Danone yang bertema "Innovation on waste management river plastic interception".

Pada pertemuan ini Danone dan Aqua merilis hasil implementasi interceptor 001 buatan Boyan Slat melalui The Ocean Cleanup. Interceptor 001 adalah sistem pertama yang diciptakan The Ocean Cleanup untuk mencegah masuknya sampah plastik ke laut lewat sungai.

Danone dan Aqua di Indonesia bekerjasama dengan The Ocean Cleanup melakukan riset pengumpulan sampah plastik di sungai menggunakan sistem InterceptorTM 001 yang ditempatkan di Cengkareng Drain, Pantai Indah Kapuk.

Kerjasama ini didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemerintah DKI Jakarta, dan Pemerintah Belanda.


Bagaimana The Ocean Cleanup Melalui Interceptor 001 Bekerja?

The Ocean Cleanup memulai penelitian dan proyek mereka untuk sungai sejak 2015. Interceptor 001 sendiri merupakan bagian dari kerja sama penelitian antara Danone dan The Ocean Cleanup yang dimulai Januari 2018.

Di Indonesia, kerja sama tersebut dimulai sejak 2018 antara Pemerintah Indonesia dan Belanda, dan dikembangkan lebih lanjut pada Mei 2019 dengan penambahan program penelitian yang dikoordinir oleh AQUA untuk menemukan metode pengumpulan dan pengolahan sampah plastik dari sungai terbaik agar sampah tersebut tidak mengotori laut.

Penelitian yang berlangsung di lokasi yang sama dengan Interceptor 001 tersebut mencakup 3 lingkup, yaitu:

  1. Plastic Waste Flow – mengukur kuantitas dan tipologi sampah plastik di sungai.
  2. Facility Design – mengembangkan sistem pemilahan yang efektif dan aman untuk memproses sampah plastik dari sungai.
  3. End Market Solution – mengindentifikasi teknologi dan industri yang mampu mendaur ulang sampah plastik dari sungai.

Oiya, hingga saat ini, sudah ada empat Interceptor di dunia, dimana dua diantaranya telah beroperasi di Jakarta (Indonesia) dan Klang (Malaysia). Sistem ketiga akan segera ditempatkan di Can Tho yang terletak di Mekong Delta (Vietnam), dan sistem keempat akan ditempatkan di Santo Domingo (Republik Dominika).

Kembali lagi ke pertanyaan awal guys, yaitu bagaimana interceptor ini bekerja? Secara singkat, Interceptor 001 ini akan menangkap, memfilter sampah plastik dari sungai, kemudian mengangkatnya dari sungai supaya tidak sampai ke lautan. 


Boyan Slat menyampaikan bahwa Interceptor 001 harus membersihkan sampah plastik yang sudah ada di laut supaya sampah benar-benar hilang dari laut. Namun, di saat yang bersamaan, perlu untuk "menutup keran" sumber sampah plastik itu berasal, yaitu sungai. Tujuannya agar tidak ada lagi aliran sampah yang masuk ke lautan.

Ayo #BijakBerplastik Dari Sekarang!!

Sampah plastik adalah isu global yang sangat signifikan dan dampaknya tidak hanya pada lingkungan kita, namun juga terhadap perekonomian, pariwisata serta kesehatan. 

Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia memiliki target untuk mengurangi sebanyak 70% sampah plastik di laut pada 2025. Penting juga untuk dapat mulai mengelola sampah sendiri menggunakan prinsip circular economy yang bertujuan untuk mengurangi sampah plastik serta menggunakannya sebagai sumber daya secara terus-menerus. Hal ini diperlukan untuk menciptakan untuk menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Dengan langkah pengolahan plastik ini, Hamish Daud, selebritas dan Pendiri Indonesian Ocean Pride mengatakan bahwa AQUA benar-benar brand yang mampu membuktikan diri sebagai brand pionir. Selain itu AQUA JUGA melakukan hal-hal positif dan nyata bagi lingkungan.

"Sebagai seorang pecinta lingkungan, saya sangat senang dapat bekerja sama dengan AQUA untuk membawa kebaikan dengan mengajak masyarakat, khususnya generasi muda sebagai generasi calon pemimpin bangsa, berkontribusi dalam menjaga lingkungan," ujar Hamish





Selasa, 05 November 2019


Siapa yang ga tahu sama Brand Sophie Paris? Brand Sophie Martin atau yang kini lebih dikenal dengan Sophie Paris memang sudah tidak asing menjadi tempat belanja para wanita, walaupun sebenarnya ada banyak juga pilihan belanja untuk kaum pria, seperti pakaian, tas, jam tangan, hingga sepatu yang simpel dan elegan untuk dikenakan.

Buat yang belum tahu, Sophie Paris adalah sebuah Online to Offline Social Shopping Platform yang menawarkan produk eksklusif berdesain Prancis. Perusahaan ini mendistribusikan tas, aksesori mode, dan kosmetik. Aku sudah kenal Sophie Paris ini malah dari jaman masih SMP. Saat itu ibuku suka banget koleksi produk-produk dari Sophie Paris yang dulu dikenalnya dengan nama Sophie Martin.

Ngomong-ngomong tentang Sophie Paris, aku seneng banget karena  pada 29 Oktober 2019 aku bisa hadir di launching catalog terbaru dari Sophie Paris untuk bulan November 2019.

Pada event yang diselenggarakan oleh Sophie Paris tersebut, Beberapa produk dipamerkan oleh team Sophie Paris melalui fashion show. Sebenernya ada banyak, mulai dari tas, sepatu, hingga jam tangan. Tetapi knilah beberapa produk yang berhasil aku abadikan dan aku share ke kamu.

Milk Maroon Bag
Wajib punya! Tas selempang Silk model terbaru dengan bentuk kotak yang unik, berbahan kulit sintetis suede premium. Hadir dengan dua pilihan warna maroon dan pink buat kamu yang suka tampil feminin.

Shrine Pink Bag
Pastikan daily look kamu tetap stylish dengan tas Shrine. Tas ini dibuat dengan kulit sintetis serta warna pinknya yang cocok untuk gaya apapun!

Plathyna Backpack Bag
Simpel dan fun! Miliki Plathyna backpack berwarna hitam ini, Sis. Tas dengan kombinasi bahan bertekstur di bagian kantong depannya sangat pas untuk gaya harian kamu. Tas punggung berbahan kulit sintetis kombinasi plastik berwarna hitam.


Veva Bag
Pas banget buat kamu yang suka bergaya kekinian! Tas Veva bowler hadir dengan warna kuning yang sedang trendi dan bentuk handle yang lebih unik, untuk tampilan gaya kamu yang keren.

Arnold Bag
Backpack dengan desain baru lebih kuat dan memiliki loop di bagian depan bawah yang berguna untuk gantungan tumbler atau sepatu. Keren banget, kan? Tas punggung berbahan nilon berwarna hitam ini cocok buat kamu yang suka olahraga atau punya kegiatan padat sehari-hari.

Tas Riva
miliki tas bowler imut warna pink berbahan suede premium yang dilengkapi dengan aksesori cute di bagian flap depan. Pastikan tas selempang Riva ini jadi salah satu koleksi wajibmu, ya!

Reynold Grey Bag
Pilihan tas pinggang dengan kantong multifungsi untuk menyimpan barang bawaan. Menggunakan bahan kanvas berwarna abu membuat tas ini terlihat simpel dan keren.


Chamfot Bag
Tren tas terbaru yang nggak boleh kamu lewatkan! Tas Chamfot bowler unik ini pastinya bikin gaya kamu jadi makin chic dengan design material baru emboss anyaman.
Tas cangklong dengan bahan kulit sintetis yang dikombinasikan dengan bahan tikar berwarna kuning.


Selasa, 29 Oktober 2019

Sadar ga sih kalo kehadiran teknologi, serta arus informasi yang kian deras membuat orangtua milenial menghadapi tantangan yang berbeda dengan generasi sebelumnya, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak. Lahir di era globalisasi, generasi yang disebut generasi alpha ini dihadapkan dengan berbagai pilihan, termasuk minat yang beragam.

Minat pada anak dapat mulai dikenali sejak periode usia emas (1-5 tahun). Namun untuk mendukung potensi dan minat anak ini, penting bagi orangtua untuk juga melengkapi kebutuhan dasar anak berupa pemenuhan nutrisi yang baik dan seimbang.

Pada Kamis, 24 Oktober 2019 saya menghadiri sharing session yang diselenggarakan oleh Frisian Flag terkit seberapa pentingnya memperhatikan makanan dan minuman apa saja yang dicerna anak pada periode emasnya.



Pentingnya Protein Hewani pada Periode Emas Anak

Pemenuhan gizi di masa awal kehidupan merupakan masa krusial yang berlangsung sangat pendek dan tidak dapat terulang kembali. Asupan yang sehat dan seimbang pada periode ini akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan fisik dan otak anak yang optimal di masa depan.

Komposisi pemenuhan gizi pada anak di usia pertumbuhan tentu berbeda dengan pemenuhan gizi orang dewasa. Salah satu asupan yang penting pada periode ini adalah protein hewani, karena asam amino yang berasal dari protein hewani lebih lengkap untuk pertumbuhan tulang dan juga kecerdasan anak.

Pentingnya pemenuhan gizi, utamanya protein hewani pada periode emas anak juga ditegaskan oleh Dokter Anak Spesialis Nutrisi dan Penyakit Metabolik pada Anak, Prof.Dr.dr. Damayanti Rusli Sjarif, SpA(K). "Masa awal kehidupan menjadi periode krusial dalam perkembangan anak dimana otak anak berkembang dengan pesat.


Anak dengan berat badan <10 kg, sebanyak 50-60% energi yang ada dipakai untuk perkembangan otak. Bila asupan gizinya kurang, maka otak pula yang akan dikorbankan terlebih dahulu. Dampaknya, jika pada periode ini asupan gizi tidak terpenuhi dengan baik, fungsi kognitif akan terganggu, begitupun sistem pembakaran lemak.

Selain memenuhi kebutuhan ASI, penting bagi orangtua untuk melengkapi kebutuhan gizi seimbang anak, utamanya dengan karbohidrat, lemak dan protein hewani. Protein hewani menjadi penting karena kandungan asam amino esensial terlengkap yang terkandung di dalamnya berperan dalam membantu pertumbuhan dan kecerdasan otak anak. Sumber protein hewani terbaik dapat ditemukan pada susu, daging, telur, unggas, dan ikan.

"Perlu diingat, asupan protein pun perlu didukung asupan bergizi lainnya. Selain protein, anak juga perlu energi, karbohidrat, lemak, dan nutrisi mikro lainnya seperti vitamin dan mineral." Tutup Prof. Damayanti

Frisian Flag Meluncurkan Frisian Flag Junio

Selain pemaparan tentang pentingnya protein hewani pada periode emas anak, saya juga ikut menyaksikan peluncuran produk susu siap minum terbaru dari Frisian Flag, yaitu Frisian Flag Junio. Memenuhi kebutuhan nutrisi di masa pertumbuhan emas, inovasi terbaru dari FFI ini menghadirkan manfaat susu sapi yang mengandung asam amino esensial, serta komponen "nutribrain" berupa 9 vitamin, 6 mineral, omega 3 dan omega 6 - serta komposisi rendah gula. Frisian Flag Junio hadir dalam empat pilihan rasa yang disukai anak; plain, cokelat, stroberi, dan pisang.




Selain pertumbuhan fisik dan kognitif, di usia emas, anak juga mulai menunjukan rasa ingin tahu dan minat terhadap sesuatu. Psikolog klinis anak, Kantiana Taslim menyampaikan bahwa minat seorang anak dimulai dari perasaan penasaran atau curiosity yang mendorong anak untuk berekspolorasi. Minat juga merupakan aspek penting dalam hubungan antara orangtua dan anak.

Sebagai orangtua, memberikan respon yang antusias akan membuat anak bersemangat untuk lebih mencari tahu dan mengeksplorasi banyak hal. Namun perlu diingat, anak-anak generasi alpha ini tumbuh secara berbeda dari orangtua mereka, sehingga pendekatan yang dilakukan pun perlu disesuaikan dengan kondisi yang ada. Terkait peran orangtua dalam memaksimalkan minat dan potensi generasi alpha, berikut 4 langkah yang perlu diperhatikan :

1. Penuhi kebutuhan nutrisi harian, khususnya yang berperan dalam pembentukan otak anak
2. Berikan stimulus melalui berbagai macam aktivitas, namun jangan memaksakan minat orangtua pada anak. Biarkan anak berproses menemukan minatnya sendiri
3. Mengajarkan optimisme dengan menstimulasi dan mendorong anak untuk terus mencoba
4. Memberikan apresiasi terhadap usaha anak untuk meningkatkan motivasi dan hindari penilaian atau judgment

"Untuk membantu anak meraih minat dan potensi terbaik mereka, penting bagi orangtua untuk menempatkan diri sebagai pembimbing dan pendukung yang membantu menstimulasi proses eksplorasi minat anak. Nutris makro dan mikro yang terkandung dalam Frisian Flag Junio berperan penting dalam mendukung pertumbuhan, aktivitas harian, dan proses eksplorasi anak. Kehadiran produk ini sekaligus menjadi wujud komitment FFI yang mengusung visi 'Nourishing by Nature' melalui ketersediaan gizi berkualitas bagi keluarga Indonesia. 

Kami percaya, dengan terus memberikan asupan nutrisi berkualitas, membuka kesempatan bagi anak untuk tumbuh dengan minat yang berbeda, serta menanamkan nilai-nilai penting dan mendasar pada anak sejak dini - generasi ini akan tumbuh menjadi generasi yang berkualitas, kompetitif, dan siap menghadapi berbagai peluang dan tantangan yang akan mereka hadapi di masa datang." Tegas Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro

Follow Kal di @kalenaefris