Jumat, 24 Juni 2022

Hwaaaa setelah beberapa tahun memimpikan suatu saat bisa ke Mentawai, #TransmateJourney2022 akhirnya membawaku ke pulau eksotis dengan budayanya yang menarik ini. Aku ke Mentawai gak sendirian loh, tapi bareng ke-empat temanku Kang Aip @ariefpokto, Sigit @sigit_sugiono, Mang Udi @dicapriadi, dan Firman @firman.fzn.


Kepulauan Mentawai yang kami kunjungi merupakan sebuah kabupaten di provinsi Sumatra Barat dimana ada empat pulau utama berpenghuni yakni Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara, dan Pulau Pagai Selatan.


Ada banyak hal menarik di Mentawai seperti adanya Suku Mentawai yang menjadi penghuni asli Kepulauan Mentawai. Suku ini juga merupakan salah satu suku yang tertua di Indonesia. Nenek moyang dari Suku Mentawai diketahui para peneliti sudah mendiami kepulauan ini sejak tahun 500 SM.


Suku Mentawai ini memiliki tradisi membuat tato bermotif seperti tribal. Bahkan Tato Mentawai dinobatkan sebagai seni luki tato tertua di dunia yang sudah ada sejak 1500 SM, lebih tua dari tato Mesir yang baru muncul pada 1300 SM.


Selain terkenal dengan Suku Mentawai, Mentawai juga terkenal dengan ombaknya yang tinggi dan menjadi daya tarik peselancar. Mentawai ini bisa dikatakan sebagai surganya para peselancar dunia. Pantai-pantai di kepulauan ini menawarkan salah satu gelombang tertinggi di dunia yang bisa mencapai tiga hingga empat meter.


Dari ke-empat pulau di Mentawai, pulau yang kami kunjungi yaitu Pulau Sipora. Journey kami dimulai dengan penerbangan paling pagi dari Bandara Soekarno Hatta - Bandara Minangkabau Padang.


KA Bandara Minangkabau Express, Menghubungkan Bandara Minangkabau - Padang - Pulau Aie

Saat tiba di Bandara Minangkabau, tujuan kami selanjutnya adalah Pelabuhan Teluk Bayur karena kami akan menyeberang menuju Mentawai dari sana. Dari bandara kami ke Kereta Api (KA) Bandara yang berada di sebelah kiri dari arah pintu keluar. Jaraknya dekat dan pas tiba langsung amaze karena stasiunnya udah modern, dan rapi. Ada banyak fasilitas di stasiun ini seperti ruang tunggu yang nyaman, toilet, musholla, charging area, dan area bermain anak.


Dari sini kami menaiki KA Bandara Minangkabau Express - Stasiun Pulau Aie dengan rute Stasiun Duku - Tabing - Air Tawar - Alai - Padang - Tarandam - Pulau Aie . Lama perjalanan yaitu sekitar 45 menit dengan ongkos hanya Rp.10.000 flat. Kereta bandara yang aku naiki itu nyamaann banget. Tempat duduknya empuk dan ACnya juga dingin, ditambah bisa melihat view Sumatera Barat sepanjang perjalanan.


Saat tiba di stasiun terakhir Pulau Aie, kami mampir dulu untuk melihat bangunan bersejarah disini. Stasiun Pulau Aie merupakan salah satu stasiun bersejarah di Sumatra Barat. Stasiun ini merupakan stasiun pertama yang dibangun oleh pemerintahan kolonial Belanda di Kota Padang, Sumatera Barat dan diresmikan pada 1 Juli 1891 sebagai kereta pengangkut barang.


Stasiun itu sempat berhenti beroperasi sejak tahun 1977 dan kembali beroperasi kembali pada Tahun 2021. Oiya pada 2007 Stasiun Pulau Aie diresmikan sebagai cagar budaya berdasarkan inventaris Balai Pelestarian Cagar Budaya No. 69/BCB-TB/A/01/2007 oleh Pemerintah Kota Padang.


Pilihan Moda Transportasi Menuju Mentawai

Untuk yang mau ke Mentawai, semoga info ini bisa bermanfaat untuk kalian karena aku mau share pilihan moda transportasi dari Padang menuju Kepulauan Mentawai :


1. Kapal Perintis (Tol Laut) Sabuk Nusantara 68

Kapal Sabuk Nusantara 68 adalah salah satu kapal pelayaran perintis (tol laut) yang beroperasi di kawasan Kepulauan Mentawai di Sumatera Barat yang berada di laut Samudra Hindia.


Tarif yang dikenakan saat menyeberang menggunakan kapal ini menurutku muraahhhh banget, karena hanya +/- Rp.20.000 dengan lama perjalanan sekitar 12 jam. Ongkosnya ramah kantong bangetttt hwaaa. Itu karena kapal ini mendapatkan subsidi dari pemerintah.


Walaupun ongkosnya murah, tapi fasilitas di kapal ini benar-benar di atas ekspektasi karena terdapat fasilitas tempat tidur, toilet, klinik, cafe, hingga alat keselamatan yang memadai.


2. Kapal ASDP Ferry (KMP. Gambolo dan KMP. Ambu-Ambu)

Selain Sabuk Nusantara 68, kamu juga bisa menjadikan KMP. Gambolo dan KMP. Ambu-Ambu ini sebagai opsi menuju Mentawai. Bedanya dengan Sabuk Nusantara 68, KMP ini hanya bersandar di pelabuhan besar tiap pulau seperti Pelabuhan Siberut, Pelabuhan Tuapejat, dan Pelabuhan Sikakap.


Kapal ini juga lebih cocok untuk kamu yang membawa kendaraan pribadi ataupun membawa kendaraan besar seperti truk untuk mengangkut logistik dan hasil bumi. Kehadiran kapal ini menjadi salah satu transportasi penting yang dibutuhkan oleh masyarakat Mentawai karena memudahkan distribusi logistik antar pulau.


Tarif yang dikenakan yaitu sekitar Rp.97.000 untuk dewasa dan Rp.10.000 untuk bayi dengan waktu tempuh sekitar 12 jam perjalanan.


3. Kapal Cepat Mentawai Fast

Opsi ketiga untuk jalur laut yang bisa kamu pilih yaitu Kapal Cepat Mentawai Fast. Lama penyeberangan menggunakan kapal ini yaitu sekitar 3,5 jam dengan ongkos Rp.250.000 - Rp.300.000. Harganya memang lumayan pricey yaa karena kapal cepat ini sekarang dikelola swasta dan enggak mendapatkan subsidi dari pemerintah! Tapi itu kembali lagi pada kebutuhan teman-teman mau pilih yang mana.


4. Pesawat Caravan / Capung Menuju Bandara Rokot Sipora

Selain menggunakan jalur laut, dari Padang kita juga bisa ke Mentawai melalui jalur udara loh. Ini bisa menjadi salah satu opsi perjalanan ke Mentawai dengan waktu paling cepat. Dengan ongkos sekitar Rp.360.000 - Rp.380.000, kita sudah bisa menuju Mentawai dengan 45 menit penerbangan dari Bandara Minangkabau - Bandara Rokot.


Pesawat yang digunakan adalah pesawat caravan atau biasa orang sebut sebagai pesawat capung karena bentuknya yang menyerupai capung. Maksimal penumpang di pesawat ini yaitu 12 orang. Berat bagasi juga benar-benar diperhitungkan untuk keselamatan penerbangan.


Untuk saat ini Bandara rokot baru bisa didarati oleh pesawat jenis caravan ini. Namun sekarang sedang ada perpanjangan landasan supaya ke depannya, bandara ini bisa didarati oleh pesawat jenis ATR.


Kepulauan Mentawai menurut aku adalah kepulauan yang cantik dengan banyak hidden gems yang bisa dikunjungi. Untuk teman-teman yang berencana ke Kepulauan Mentawai, semoga info ini bisa bermanfaat yaa!


Selasa, 31 Mei 2022

Untuk aku yang hobinya emang jalan-jalan, memilih bahan pakaian yang akan digunakan itu penting banget. Pakaian saat ke kantor, di rumah, dan traveling udah pasti ikut menyesuaikan. Kalo lagi traveling biasanya aku lebih selektif lagi milih outfit yang akan dibawa. Gak hanya mikirin estetika biar tetap caem di foto, tapi juga bahannya harus yang nyaman dan bisa menyerap keringat.


Pakaian yang belakangan lagi hype dan aku suka yaitu pakaian berbahan rayon viscose. Selain nyaman dipakai, bahan ini juga lebih ramah lingkungan. Beberapa tahun terakhir ini sudah semakin banyak brand yang menyediakan koleksi fashion yang berkelanjutan atau sustainable fashion seperti bahan viscose.



Ngomongin tentang ini, kamu pernah gak sih kepikiran gimana yaa prosesnya sampe produk tersebut jadi bahan yang nyaman untuk kita pake sehari-hari? Kalo kamu pernah kepikiran kayak gitu berarti kamu ada di blog yang tepat, karena aku mau ajak kamu jalan-jalan ke Pangkalan Kerinci di Riau sekaligus mengintip pabrik pembuatan bahan viscose. Enggak hanya pembuatan bahan rayon viscose, tapi ada pabrik pembuatan kertas juga disana.


Pangkalan Kerinci RAPP

Beberapa waktu yang lalu aku dan beberapa teman blogger berkesempatan jalan-jalan ke Pangkalan Kerinci Riau sekaligus melihat langsung proses pembuatan kertas dan bahan viscose. Pangkalan Kerinci merupakan sebuah desa kecil yang sekarang berubah menjadi ibukota Kabupaten Pelalawan dengan lebih dari 100.000 penduduk.


Saat tiba di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, aku langsung diajak ke Pangkalan Kerinci RAPP (PT Riau Andalan Pulp and Paper). PT RAPP merupakan bagian dari grup APRIL. RAPP menghasilkan produk pulp dan kertas ramah lingkungan yang telah dipasarkan di 70 negara dengan merk “PaperOne”. Udah gak asing kan dengan merk satu ini? Baru-baru ini, APRIL juga mampu menghasilkan Dissolving Pulp sebagai sumber bahan baku tekstil terbarukan yakni serat rayon yang dikenal sebagai salah satu bahan baku utama dalam mendukung industri fashion yang berkelanjutan.


Sesuai dengan apa yang sudah aku tulis di atas, disinilah kita akan melihat bagaimana proses pembuatan kertas dan rayon viscose tersebut. Saat tiba di Pangkalan Kerinci, kami melakukan cek kesehatan terlebih dahulu dan istirahat sebentar di Hotel Unigraha. Btw Hotel Unigraha ini merupakan satu-satunya hotel bintang 3 di Pangkalan Kerinci dan yang boleh menginap disini hanya tamu dan karyawan APRIL saja. Setelah itu kami aku dan teman blogger menuju ke RGE (Royal Golden Eagle) Technologi Center.


Royal Golden Eagle (RGE)

Royal Golden Eagle (RGE) merupakan induk perusahan APRIL yang mengelola kelompok perusahaan kelas dunia dalam industri manufaktur berbasis sumber daya alam. Pas masuk kesini aku langsung amaze karena konsep digitalnya udah keren banget. Aku sempat tanda tangan digital gituu, daannn tanda tangan yang aku bikin langsung nongol di layar gede di depan.



Ternyata itu hanya pembuka doank, karena setelahnya kami diajak mengelilingi ruangan demi ruangan RGE dan melihat kota Pangkalan Kerinci RAPP dalam bentuk diorama. Oiya sebelum RGE ini ada di Pangkalan Kerinci, RGE justru memulai usaha ini di Besitang, Sumatera Utara. Karena perkembangan usahanya tumbuh pesat, akhirnya memutuskan untuk pindah ke Pangkalan Kerinci dan melakukan ekspansi serta menjual produk ke 70 negara.


Di RGE ini kami dikasih liat produk apa saja yang di produksi oleh APRIL mulai dari kertas, tissue, paper bag, hingga majalah dengan kualitas terbaik.


Kerinci Tissue Culture (KTC) Laboratory 

Setelah mengelilingi RGE, kami diajak ke KTC Laboratory untuk melihat proses pembibitan tanaman Akasia dan Eucalyptus. KTC Laboratory adalah tempat pembibitan yang berperan untuk mengkloning dan memperbanyak bibit genetik kualitas tinggi.


Pas masuk ke gedung ini aku amaze dan gak nyangka kalo di Pangkalan Kerinci ada lab yang modern seperti ini. RAPP menggunakan teknologi yang canggih termasuk dalam pengelolaan Hutan Tanaman Industri (HTI) mulai dari riset, pengembangbiakan bibit secara massal di area pembibitan (nursery) hingga menghasilkan produk pulp dan kertas yang berkualitas dan berkelanjutan.


Selain modern, KTC Laboratory juga bisa mengidentifikasi hama dan penyakit yang berpengaruh terhadap pembibitan dan perkebunan. Berkat kemajuan riset dan pengembangan, setiap bibit pohon yang dikembangkan dan ditanam mampu menghasilkan pulp berkualitas tinggi dengan sifat yang lebih baik. Tak hanya itu, prosesnya mengonsumsi lebih sedikit energi dan lebih tahan terhadap ancaman hama penyakit.



Kerinci Central Nursery (KCN)

Setelah melihat bibit yang masih kecil-keciiilll banget di KTC Laboratory, kami pindah ke KCN untuk melihat persemaian bibit Acasia dan Eucalyptus. Pertama kali melihat tempat ini whaaaa, aku langsung suka sama tempatnya. Ijo-ijo seger dan tertata rapiiii banget.


Terus penyiraman tanamannya juga dilakukan secara berkala dan otomatis. Ada moment pas kami lagi foto-foto terus airnya tiba-tiba nyiram otomatis dari misting sprayer yang ada di atas kami. Gak bikin basah kuyup sih, cuma agak lepek aja hahaha. Selain penyiraman yang dilakukan secara otomatis, atapnya juga bisa buka tutup secara otomatis lohhh! Jadi atapnya akan membuka dan menutup secara otomatis sesuai kondisi suhu disana. Tujuannya biar suhu tetap stabil, sehingga hasilnya bisa berkualitas.


Kerinci Central Nursery mampu menanam hingga 200 juta bibit setiap tahun, dengan siklus panen Acasia seminggu sekali, sedangkan Eucalyptus yaitu 5 hari sekali. Iklim tropis di negara kita sangat menguntungkan, karena bisa merawat Acasia dan Eucalyptus dalam 5 tahun saja. Berbanding jauh dengan negara-negara yang beriklim sub-tropis. Mereka membutuhkan waktu sekitar 25-40 tahun untuk satu kali periode panen. Bahkan dengan tinggi batang yang sama (20-24 meter) dan diameter 20-25 meter, Negara Rusia membutuhkan waktu hingga 120 tahun untuk satu kali periode panen.


Ini juga yang menjadikan alasan mengapa APRIL memproduksi pulp dan kertas. Negara kita memiliki kriteria yang sangat ideal untuk menanam pohon. Tapi perlu diketahui juga, APRIL Group punya prinsip menggunakan sistem panen secara mekanikal dimana setiap 1 hektar lahan yang dikelola, artinya mereka akan mengelola 1 hektar lahan lainnya untuk restorasi. Selain itu, untuk mendukung gerakan sustainable, proses penyiraman di Kerinci Central Nursery pun menggunakan air olahan dari Sungai Kampar.



Dari Kayu Menjadi Kertas dan Bahan Rayon Viscose

Guys, kalian pernah tahu atau justru menggunakan kertas merk PaperOne? Aku inget banget di masa kuliah selalu pake kertas PaperOne karena kualitas kertasnya yang emang lebih bagus dibanding kertas merk lain. Duhhh jadi mengenang masa kuliah hahaha. Jadii PaperOne merupakan salah satu produknya APRIL Group yang sejak 1998 telah berkembang menjadi produk kertas pilihan dan salah satu pemimpin merek kertas di Asia loh. Bahkan produk PaperOne bersertifikat PEFC, yang membuktikan bahwa bahan bakunya berasal dari sumber yang legal, dapat dilacak, dan ramah terhadap lingkungan.



Setelah melihat bagaimana proses pembibitan Acasia dan Eucalyptus, di hari berikutnya kami melihat proses bagaimana kayu diolah menjadi pulp dan bahan rayon viscose. Nah disini kami  diajak ke pabrik pembuatan kertas PaperOne hingga siap jual. Namun sebelum memasuki area pabrik, kami diwajibkan menggunakan ear plug dan sepatu safety khusus demi keselamatan dan keamanan kami selama di dalam pabrik. Kami juga dilarang untuk menyentuh mesin dan tetap aware terhadap sekitar selama mengelilingi pabrik.


Proses pembuatan kertas ini yaitu kayu-kayu dipotong menjadi wood chips, lalu dicacah menjadi pulp. Pulp kemudian dicampur air dan fiber supaya menjadi cair dan bisa dibentuk, lalu divacum untuk memisahkan air hingga bentuk kertas mulai terlihat.


Setelah itu dilakukan pressing sampai air di kertas benar-benar gak ada lagi, lalu masuk ke pengeringan dan digulung. Dari gulungan besar inilah nantinya dipotong menjadi berbagai ukuran kertas seperti yang biasa kita temui di pasaran. Proses pembuatan kertas ini menggunakan mesin yang canggih, terstandarisasi, dan efisien.



Dari pabrik kertas, kami juga melihat proses pengolahan pulp menjadi rayon viscose. Kegiatan pengolahan ini dilakukan oleh Single Machine yang terletak di Pabrik Asia Pacific Rayon (APR) selama 24 jam Nonstop. Nah mesin-mesin ini yang akan mengolah pulp basah menjadi viscose dengan grade excellent.


Mesin-Mesin dikontrol dan dipantau secara langsung melalui ruang control room. Mesin-mesin ini dapat menghasilkan Viscose dengan Grade Excellent. Pabrik rayon viscose milik APR ini berkapasitas 240.000 dan merupakan salah satu pabrik terbaru dengan desain terbaik di dunia.



Oiya viscose dari APR ini juga sudah diekspor hingga keluar negeri dan digunakan oleh brand-brand besar seperti uniqlo loh! Selain nyaman digunakan, viscose juga ramah lingkungan. Bahan viscose termasuk ke dalam sustainable fashion karena terbuat dari serat kayu dan dapat didaur ulang kembali. Bahan ini akan melebur dengan tanah selama kurang lebih 2 - 6 bulan. Keren bangett!!



Program Pemberdayaan Masyarakat By APRIL

Pernah mendengar berita tentang pembakaran hutan di Riau? Nah untuk mengurangi kasus pembakaran hutan di Riau, PT RAPP meluncurkan program Desa Bebas Api atau Fire Free Village Program (FFVP) di Kabupaten Pelalawan. Program ini merupakan inovasi holistik APRIL Group sebagai upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus edukasi dan pemberdayaan masyarakat di masa pandemi COVID-19 ini. Sebanyak 17 desa dari Kabupaten Pelalawan dan Siak yang  turut andil dan berkomitmen untuk menjaga wilayahnya dari karhutla.


Btw Program Desa Bebas Api ini merupakan salah satu dari beberapa program pemberdayaan masyarakat yang dibuat oleh PT RAPP. ini sesuai  dengan visi APRIL Group menjadi salah satu perusahaan berbasis sumber daya berkelanjutan terbesar dan terbaik, menciptakan nilai bagi masyarakat, negara, iklim, pelanggan, dan perusahaan, APRIL Group menyediakan program pemberdayaan masyarakat di Pelalawan.


Program pemberdayaan masyarakat di Pelalawan meliputi Education, Empowerment, dan Enhancement. Program education berupa school improvement, vokasi, dan beasiswa. Program Empowerment berupa agribisnis berkelanjutan dan pengembangan UMKM. Lalu program Enhancement berupa kesehatan dan sosial budaya & infrastruktur.



Keren banget yaaa! Enggak hanya memproduksi kertas dan rayon dengan tetap mengedepankan sustainable dan industri fashion yang berkelanjutan, APRIL Group juga melakukan program pemberdayaan masyarakat untuk pengembangan masyarakat di sekitar Pangkalan Kerinci.


Kamis, 19 Mei 2022

Hwaaaaa gak pernah terfikirkan sebelumnya kalau aku akan jadi seorang freelance seperti sekarang. Mengingat pertama kali memutuskan merantau ke Jakarta di Tahun 2014, aku selalu membayangkan untuk bekerja di perusahaan dan mendapatkan gaji tetap dari sana.


Sempat bekerja di salah satu perusahaan besar yang bergerak pada pembiayaan mobil dan alat berat terbesar di Indonesia selama 5 tahun (resign di Mei 2019), dan udah mulai mengambil job-job freelance sejak Mei 2018. Berawal dari itu malah nyaman dengan pekerjaan freelance hingga sekarang.


Apalagi untuk aku yang suka traveling, sumpah yaaaa traveling di weekday itu enak bangettttt dimana itu susah banget didapatkan saat masih menjadi karyawan korporat karena liburnya hanya bisa di Sabtu & Minggu!!!! Sepi, minim antrian dan suasana alamnya saat weekday cenderung lebih tenang dibandingkan kalo berlibur saat weekend.



Banyak yang bilang kalo anak muda itu identik dengan jiwa yang bebas dan gak mau terkekang (Aku mendadak merasa muda ihiwww). Seiring dengan semakin kreatifnya jiwa-jiwa bebas anak muda ditambah dengan pandemi yang membuat banyak perusahaan mengubah metode kerja yang awalnya WFO (Work From Office) menjadi WFH (Work From Home), akhir-akhir ini freelance jadi semakin banyak peminatnya.


Pandangan ini gak bisa disamaratakan yaa! Ada yang memutuskan untuk menjadi seorang freelance karena terpaksa oleh kondisi, namun ada juga yang menganggap freelance itu sebagai pilihan kerja terbaik karena waktu kerja yang lebih fleksibel dan bisa dikerjakan dari mana saja. Apalagi untuk pekerjaan yang sesuai dengan minat atau hobi. Duhhh ini sih jadi hobi yang dibayar namanya.


Mengatur Keuangan Seorang Freelancer

Sebagai seorang freelance content creator, aku setuju banget dengan istilah "hobi yang dibayar". Senang banget karena bisa bekerjasama dengan berbagai pihak, diajak jalan-jalan gratis dan dibayar!


Namun se enak-enaknya menjadi freelance, pasti ada hal yang selalu bikin degdegan, yaitu pemasukan yang tidak stabil setiap bulannya.


Untuk freelancer yang kebetulan membaca postingan ini kamu berada di blog yang tepattt karena aku mau share beberapa tips mengatur pendapatan yang juga berlaku bagi freelancer supaya bisa hidup dengan nyaman dan tenang, yaitu :


1. Membuat rencana pengeluaran setiap bulan

Pendapatan seorang freelancer setiap bulannya cenderung tidak stabil. Bulan ini bisa jadi lebih besar, bulan depan bisa jadi sebaliknya. Makanya penting banget adanya perencanaan pengeluaran setiap bulannya supaya gak maen tarik-tarik duit aja. Adanya rencana pengeluaran setiap bulan juga membuat kita menjadi lebih bijaksana saat akan mengeluarkan uang.


2. Membayar seluruh tagihan lebih dulu

Pada rencana pengeluaran yang dibuat, freelance harus memprioritaskan untuk membayar tagihan yang dimiliki, jangan sampai terlewat dari tanggal yang ditentukan karena dendanya akan membuat pengeluaranmu menjadi lebih banyak.


3. Berpikir dua kali sebelum berbelanja

Hadirnya aplikasi belanja online seringkali membuat kita makin sering berbelanja. Walaupun harganya enggak seberapa, apalagi banyak banget promo-promo yang menggoda kantong kadang bikin tangan suka gatel untuk beli. Kebiasaan ini kalo enggak dikontrol, lama-kelamaan jumlahnya akan menguras kantong.


Kita tetap boleh kok belanja dan lebih bagus lagi kalo bisa mendapatkan harga promo, tapi jangan sampai kalap yaa! Tetap belanja sesuai kebutuhan bulanan supaya terhindar dari pembelian implusif.


4. Membuat budget mingguan

Kalau kita enggak bisa membuat budget bulanan, kita tetap bisa membuat budget untuk digunakan per minggu. Setelah tagihan dan kebutuhan bulanan terpenuhi, bagi sisa uang menjadi empat. Hasilnya adalah jumlah uang yang dapat kita gunakan setiap minggunya.


5. Memiliki Dana Darurat dan Asuransi

Jumlah pendapatan yang enggak menentu setiap bulannya, membuat freelance gak bisa mengabaikan dana darurat dan asuransi. Freelance memiliki resiko keuangan yang riskan, apalagi jika tidak bisa mengelolanya dengan tepat.


Seorang konsultan keuangan ternama negeri ini, Prita Ghozie menganjurkan agar seorang freelancer memiliki dana darurat sebesar 10 kali dari jumlah pengeluaran tiap bulannya. Hal ini dibutuhkan untuk mengatasi ketidakpastian pendapatan yang diterima oleh seorang freelancer.


Selain memiliki dana darurat, seorang freelance juga harus memiliki jaminan kesehatan karena kita gak tahu apa yang akan terjadi pada kita ke depannya. Bisa jadi hari ini sehat wal afiat, ehh besok terjadi hal yang tidak diinginkan yang membuat kita harus dilarikan ke rumah sakit.


Ini akan menyulitkan jika kita tidak memiliki asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Biaya rumah sakit yang mahal pasti akan menguras banyak tabungan kita. Memiliki asuransi kesehatan dan asuransi jiwa akan melindungi freelancer beserta keluarganya. 


Salah satu asuransi yang aku rekomendasikan adalah FWD Insurance, asuransi yang telah dipercaya oleh cukup banyak orang di tanah air dan memiliki berbagai jenis produk asuransi yang dapat melindungi freelancer dan keluarganya seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi bebas handal, FWD Cancer Protection, Bebas Rencana dan Bebas Aksi.


FWD Insurance juga sering memberikan promo-promo asuransi yang bisa dipilih. Cocok banget untuk freelance yang juga pemburu promo karena ini juga akan menekan budget pengeluaran. Seperti saat lebaran beberapa waktu lalu FWD memberikan promo lebaran. Untuk yang tertarik bisa langsung kunjungi official websitenya FWD Insurance yaaa!


Promo Lebaran dari FWD Insurance



Rabu, 18 Mei 2022

Bestie, pernah gak sih kamu melihat orang lain yang lebih putih, tinggi, hidung mancung lalu minder sama diri sendiri karena memiliki kulit yang lebih gelap, pendek, dan berhidung pesek? Aku dulu pernah berada di fase itu. Sekarang pun masih, namun dengan intensitas yang sudah jauh berkurang.


Berawal dari hobi traveling di sekitar Tahun 2009, khususnya mendaki gunung justru menjadi awal aku masuk ke dunia content creator. Kalo dulu aku hanya ambil foto secukupnya untuk dokumentasi pribadi dan beberapa diupload ke Facebook. Btw dulu masih jamannya Facebook dan sempat mencicipi Friendster yang pernah ramai pada masanya.



Dari sana aku masuk ke dunia blogger dimana cenderung bercerita melalui foto dan tulisan, lalu beberapa tahun ini justru melebar ke foto, tulisan, dan video. Hwaaaaa inget banget di masa awal-awal ambil video untuk keperluan brand, aku sampe nangis karena dari lubuk hati yang paling dalam aku gak pede dan gak mau, tapi gak ada pilihan lain selain "Ayo Kalena! kerjakan!".


Bentuk wajah yang enggak kameraable sejujurnya membuat niatku naik turun untuk mau tetap di dunia content creator ini atau enggak. Sampe akhirnya seiring berjalannya waktu, bertemu banyak orang dengan banyak banget latar belakang, rasa percaya diriku sedikit demi sedikit mulai timbul. Berada di lingkungan yang supportif tanpa menjudge fisik juga membuat aku mulai menerima apa yang emang udah Tuhan kasih.


Self Love dan Self Care

Self love. Pasti kalian udah pernah dengar kan? Istilah self love semakin sering terdengar dalam percakapan sehari-hari dan digunakan sebagai bentuk merawat kesehatan mental. Self love adalah bentuk menghargai diri sendiri di masa kini dan di masa lalu. Mencintai diri sendiri juga berarti mengetahui kelebihan, kekurangan, dan potensi yang ada pada diri, dan menerimanya.


Self love bukan berarti kita harus menjadi egois, mengabaikan kebutuhan orang lain, terobsesi dengan diri sendiri, atau bertindak tanpa memikirkan konsekuensinya yaa! Self love justru ditandai dengan memiliki pandangan yang positif terhadap diri sendiri dan juga orang lain, enggak mudah terpancing emosi, memiliki rasa syukur yang besar, dan manfaat lainnya.


Self love juga cenderung mau menerima masukan dari orang lain dan menjadikannya motivasi untuk pribadi yang lebih baik lagi ke depannya.


Berbeda dengan self love, self care adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu untuk merawat diri sendiri dengan hal yang bermanfaat untuk dirinya, baik secara rohani maupun jasmani. Singkatnya, self care adalah merawat diri.


Ngomongin tentang self love dan self care, beberapa waktu yang lalu FWD Insurance mengadakan acara FWD Bebas Berbagi yang diadakan tepat pada Hari Kartini. Tema yang diangkat menarik banget yaitu tentang "Pentingnya Self Love dan Self Care Tanpa Harus Boros."


Pada FWD Bebas Berbagi kali ini FWD menghadirkan seorang life coach, self love and purpose, Muara Makarim dan seorang financial consultant, Mada Aryanugraha.


Muara Makarim menyampaikan bahwa penting untuk menerapkan self love dan self care dalam hidup ini agar dapat hidup dengan baik, bahagia dan berkualitas. Kita harus mengenal diri kita sendiri dan harus tau apa yang paling membuat kita bahagia. Hal-hal apa saja yang penting dan berharga bagi hidup kita. Penting sekali untuk dapat menerapkan self love dan self care untuk menjaga kesehatan mental kita. Tapi Muara Makarim juga mengingatkan supaya kita enggak kebablasan dalam menerapkan self love dan self care.


Cara Menikmati Self Love dan Self Care Tanpa Harus Boros

Pada FWD Bebas Berbagi beberapa waktu yang lalu, Muara Karim menyampaikan tentang pentingnya mengoptimasi hari yang dimiliki dengan berbagai aktivitas pagi yang baik, karena itu akan berpengaruh pada mood yang terbentuk setelahnya atau bahkan sepanjang hari.


Jika di pagi hari saja kita tergesa-gesa, telat sarapan, ketinggalan kereta, lalu berujung terlambat ke kantor, semua itu bisa saja merusak mood sepanjang hari.


Supaya hal tersebut tidak terjadi, Muara Makarim memberikan beberapa rekomendasi yang bisa kita lakukan, yaitu dengan melakukan ritual pagi seperti membuat journaling, meditasi, grounding dll. Kita juga bisa melakukan self confidence check untuk mengetahui apa saja yang sudah kita lakukan selama ini dan pencapaian kita sudah sejauh mana. Self confidence check ini berlaku untuk fisik/kesehtaan, karir, keuangan, emosi, dan relationship.


Pada FWD Bebas Berbagi ini, Mada Aryanugraha juga mengangkat sisi self love dan self care dari sisi keuangan. Mada Aryanugraha menyampaikan tentang pentingnya memisahkan pendapatanmu yang terbagi antara kebutuhan hidup, gaya hidup, cicilan utang / kewajiban & investasi.


Supaya pengeluaran tidak lebih besar dari pemasukan, kita harus membagi pengeluaran menjadi beberapa bagian sbb :

  • Pengeluaran pasti yang jumlahnya sudah pasti dan tidak bisa diganggu gugat seperti cicilan rumah, zakat, infak, dll
  • Pengeluaran yang relatif fleksibel. Pengeluaran ini masih bisa kita lakukan penghematan seperti biaya transportasi, listrik /telpon, belanja pakaian, biaya traveling, dll
  • Pengeluaran untuk masa depan seperti tabungan dan investasi
  • Pengeluaran yang pasti dan memiliki resiko paling tinggi jika diabaikan yaitu asuransi

Adanya perencanaan pengeluaran yang baik bisa menyelamatkan kita dari perilaku boros. Tidak ada salahnya jika kita ingin memberikan diri kita self rewards, tetapi pastikan semua kepenuhan sudah terpenuhi yaa!


Ada banyak banget insight yang aku dapetin pada webinar "Pentingnya Self Love, Self Care Tanpa Harus Boros" yang dilaksanakan oleh FWD Insurance selaku perusahaan asuransi kesehatan sekaligus asuransi jiwa yang terpercaya. Untuk kamu yang ingin mengetahui info lebih detail terkait produk asuransi yang dimiliki oleh FWD Insurance, langsung berkunjung ke official websitenya FWD Insurance yaaa!






Minggu, 24 April 2022

Setelah lama enggak cerita di blog tentang kisah pendakian aku, malam ini rasanya pengen nyeritain tentang pendakian lagi. Semenjak pertama kali kenal dunia pendakian Tahun 2010 di jaman kuliah, sejak saat itu aku jadi sering mendaki gunung.


Aku juga suka pantai dan wisata kota, namun gunung memiliki sesuatu yang spesial yang rasanya pengen aku datangi selalu. Gak peduli aku udah mendaki berapa kali di gunung yang sama, namun setiap pendakiannya selalu memiliki cerita yang berbeda.


Sayangnya semenjak pandemi, dimana orang-orang dituntut untuk membatasi aktivitas di luar rumah, kegiatan mendaki gunung yang sebelumnya rutin aku lakuin justru harus off mendaki di masa pandemi.


Teman-teman sependakian ada yang ngerasa sama? Kalo iya kamu harus tonton kisah seru dari sosok Basis Band Ungu, Makki Parikesit tentang penjelajahannya menaklukkan 7 gunung sekaligus selama 1 bulan bestie. Film semi dokumenter yang diluncurkan oleh Belantara Studio ini dikemas dalam tayangan televisi pada Tanggal 23 April 2022 di NET TV.



Makki Parikesit udah menggemari petualangan dan pendakian sejak duduk di bangku SMP dan memulai penjelajahan barunya di akhir tahun 2021.  Di Jelajah Makki Ungu ini kita akan menonton petualangan Makki dan team saat riding dan mendaki gunung di Indonesia, yaitu 6 gunung yang berada di Pulau Jawa dan 1 gunung di Nusa Tenggara Barat, selama 30 hari, yaitu Gunung Ciremai, Sindoro, Sumbing, Lawu, Arjuno, Welirang, dan Rinjani.


By the way proyek ini enggak dilakukan Makki sendirian, namun didampingi dengan talent-talent pendukung yang memang pakar dan sudah melanglang buana di dunia pendakian. Contohnya salah satu talent paling muda, Khansa, dia masih belia tapi sudah jadi summiter termuda yang sudah hiking ke gunung-gunung tertinggi didunia. Keren banget kan. Pemilihan timnya emang gak kaleng-kaleng.

 

Selain melakukan pendakian 7 gunung dan riding, di Ekspedisi Parikesit 7 Saga ini Makki Parikesit Adventure dan tim juga berinteraksi dengan masyarakat setempat di setiap daerah yang disinggahi. Mereka melakukan kegiatan 'Parikesit Peduli' untuk pariwisata, lingkungan dan pendidikan seperti pembuatan Plang penunjuk di basecamp dan jalur pendakian, Pojok Pustaka Parikesit, pelatihan manajemen sampah dan fotografi.

 


Yang menarik dari perjalanan Jelajah Makki Ungu ‘Ekspedisi Parikesit 7 Saga’ ini menurutku karena ada berbagai unsur seperti kita bisa ikut menikmati alam secara virtual, kuliner atau apapun kegiatan sosial di daerah yang mereka singgahi. Sedikit fakta keren nih, Belantara Studio diisi oleh tim yang solid dan berpengalaman dalam industri kreatif, pastinya sinematografi yang disajikan oleh tim belantara Studio bener-bener keren deh. Bikin kita mupeng untuk ikut berpetualang bareng tim Makki Parikesit Adventure pada Ekspedisi Parikesit 7 Saga.


Sosok Makki Parikesit juga bisa menjadi contoh untuk siapapun agar semangat menjalankan perjalanan wisatanya. Bahkan di usianya yang setengah abad, Makki Parikesit membuktikan niat kuatnya untuk menjalankan misi petualangan hingga selesai. Aku jadi kepikiran di umur segitu masih kuat mendaki gak yaa?


Rencananya Belantara Studio dan Makki Parikesit juga bersiap-siap akan menggelar perjalanan atau ekspedisi ke-2 yang Insya Allah akan dimulai Agustus 2022 mendatang.


Sambil menunggu ekspedisi keduanya, kita bisa tonton dulu keseruan Ekspedisi Parikesit 7 Saga ini yuk bestie. Semoga petualangan Makki Parikesit dan Team bisa bisa menginspirasi kita semua terutama untuk kita semua yang masih muda supaya tetap semangat.

Selasa, 19 April 2022

8 Maret 2022 lalu, sosok perempuan kembali dirayakan melalui peringatan Hari Perempuan Nasional yang mengangkat tema Break the Bias, atau singkirkan bias. Peringatan ini dilaksanakan setiap tahun oleh seluruh perempuan di dunia sebagai bentuk kepedulian terhadap  perjuangan perempuan untuk mendapatkan kesetaraan gender.


Meskipun ada begitu banyak anggapan negatif terhadap perempuan di dalam masyarakat, khususnya dalam hal pengambilan keputusan, namun perempuan yang sudah berumah tangga justru dianggap lebih ahli dalam mengatur arus kas keuangan keluarganya. Secara paradoks perempuan justru seringkali dianggap sebagai Manajer Keuangan keluarga.



Sebelum sepenuhnya menjadi ahli dalam hal pengelolaan kas, setiap kita pasti melalui proses pengelolaan keuangan pribadi terlebih dahulu. Mulai dari uang jajan semasa sekolah / kuliah, saat mendapatkan gaji pertama, hingga sudah menjadi pribadi yang sepenuhnya mandiri. Kuncinya adalah menentukan yang mana prioritas dan bukan prioritas, sejalan dengan pola hidup dan cita-cita kita.


Ngomongin tentang hal tersebut, berikut ini adalah beberapa yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan prioritas :


1. Kesehatan

Berkaca dari pandemi, aku jadi belajar banyak bangettt tentang pentingnya memiliki cadangan dana darurat. Utamanya adalah untuk memastikan kondisi tetap terjamin saat kondisi sakit yang gakterduga. Kita enggak bisa menebak kapan kita akan mengalami sakit kepala biasa atau ragam jenis penyakit akut yang gak pernah terbayangkan sebelumnya.


Setiap rumah sakit memiliki tarif yang mungkin berbeda-beda untuk perawatan di unit gawat darurat. Tarif tersebut mencakup biaya kamar, dokter yang dibedakan antara dokter jaga UGD dan dokter spesialis, biaya obat-obatan yang akan diberikan sesuai dengan persetujuan pasien, dan lainnya. Belum lagi biaya APD yang dikenakan oleh dokter dan perawat yang akan ditagihkan kepada pasien, yang tarifnya juga mungkin beragam dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya.


Lantas, berapa minimal dana darurat yang harus kita tabung? Gimana menyiasatinya? Pertama kita harus mempelajari uang pemasukan yang kita dapatkan setiap bulannya, lalu tentukan besaran yang kita sanggup untuk sisihkan setiap bulannya. Kemudian, kita harus bagi dua, masing-masing bisa kita tabung di layanan perbankan dan layanan asuransi.


FWD Insurance memiliki produk asuransi kesehatan yang bisa diakses melalui jalur keagenan, bancassurance, corporate care maupun jalur eCommerce. Salah satu produk asuransi kesehatan dari FWD Insurance yang bisa diakses melalui jalur eCommerce adalah Asuransi Bebas Handal.


Produk ini memberikan manfaat rawat inap lengkap termasuk biaya kamar, biaya dokter, obat-obatan, perawatan setelah rawat inap dan biaya tindakan bedah, dengan pilihan kontribusi mulai dari Rp 75.000 dan pilihan manfaat tahunan Rp 50 juta atau Rp 100 juta.


Untuk yang menginginkn perlindungan menyeluruh untuk pelayanan medis rawat inap dan rawat jalan serta serangkaian fasilitas rehabilitasi termasuk perawatan ekstra, kita bisa memiliki produk asuransi kesehatan bernama FWD Hospital Care Protection yang dipasarkan melalui jalur keagenan. Pada produk ini, nasabah dapat memilih beragam pilihan layanan berdasarkan wilayah geografis dan manfaat yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tingkat resiko kesehatan.



Selain itu, produk ini juga memberikan manfaat tambahan lain yakni limit booster, no claim bonus dan santunan pemakaman. Untuk memberikan kemudahan bagi nasabah, produk ini juga didukung jangkauan perlindungan di seluruh dunia serta pengajuan klaim melalui aplikasi FWD MAX.


Dengan mempersiapkan asuransi sedari dini, maka kita enggak perlu khawatir akan kerugian dari ketidakpastian yang terjadi di masa depan.



2. Pendidikan

Di zaman sekarang, perempuan yang hanya bisa Di Dapur, Di Sumur, dan Di Kasur sudah tidak relevan lagi. Kini perempuan memiliki kebebasan lebih untuk memilih fokus pada karier dan pendidikan, atau berkeluarga dan menjadi ibu rumah tangga, atau bahkan keduanya sekaligus.


Untuk mendukung karier yang langgeng, beberapa profesi tertentu mengharuskan perempuan memiliki kompetensi pendidikan yang memadai - mulai dari gelar sarjana, master, doktor, atau bahkan sertifikasi keahlian tertentu. Sementara, untuk ibu rumah tangga, tantangannya adalah memikirkan pendidikan anak-anaknya. 



Situasi ini bisa diatasi dengan menyisihkan pemasukan bulanan dalam jumlah tertentu yang disanggupi dan membuat proyeksi hingga beberapa tahun ke depan. Alih-alih menabung di layanan perbankan konvensional, kita bisa mempelajari produk investasi keuangan yang bisa memberikan keuntungan lebih. 


Kita bisa lihat contoh sederhana ini, dimana jika usiamu saat ini 30 tahun dan kamu menabung Rp500.000 setiap bulannya, maka saat kamu menyentuh usia 50 nilai investasi yang bisa dicairkan adalah sebesar Rp265 jutaan yang bisa dipakai untuk biaya sekolah anak.


Uniknya, layanan FWD Loop memberikan perlindungan yang optimal berbasis investasi dengan menyediakan biaya tanggungan berupa manfaat penyakit kritis, rawat inap, dan risiko tutup usia yang akan dicairkan untuk ahli waris.


Selain FWD LooP, kamu bisa terus lindungi orang tercinta kamu dengan rangkaian produk FWD Insurance yang bisa kamu akses dengan mudah melalui jalur distribusi online dengan premi yang terjangkau seperti Asuransi Bebas Handal, FWD Cancer Protection, Bebas Rencana, & Bebas Aksi. Rangkaian produk ini menawarkan promo khusus dengan diskon hingga 25% dari periode 25 – 31 Maret 2022 untuk setiap pembelian/kepesertaan premi tahun pertama.



3. Kemewahan

Bisa bersantai dan melakukan perawatan diri adalah suatu kemewahan untuk setiap perempuan, baik perempuan yang sudah berumah tangga ataupun perempuan yang berkarier. Sekadar santai-santai di rumah tanpa beberes, bisa ke salon, ataupun bisa staycation bersama keluarga adalah kemewahan yang tak ternilai.


Tentunya ada pemasukan yang harus kita sisihkan agar pemenuhan kebutuhan kemewahan ini bisa diwujudkan. Pertama, pilih kebutuhan yang paling kamu butuhkan dan frekuensinya dalam setiap bulan atau setiap tahunnya. Jika memungkinkan, pisahkan dana bersenang-senang ini dari tabunganmu yang lain, agar tidak mengganggu aliran uang kas.


Sekarang kamu sudah lebih bisa menentukan skala prioritas dan memaksimalkan potensi kemahiran dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan pribadi maupun keluarga. Mulai aplikasikan dalam kehidupanmu sehari-hari agar kamu bisa lebih membebaskan langkahmu sebagai si Manajer Keuangan.

Senin, 18 April 2022

Sebagai orang yang suka traveling dan sukaaaa banget mengabadikan perjalanan baik dalam bentuk video atau foto, aku merasakan ada beberapa perbedaan aku yang dulu dan sekarang. Inget bangett saat masih awal-awal bikin konten, aku malu banget saat wajahku harus nongol depan kamera. Padahal nongolin muka doank, enggak harus ngomong di depan kamera.

Namun semakin berjalannya waktu dan berproses, serta didukung oleh lingkungan dunia kreatif yang supportif, dari tahun ke tahun aku udah mulai merasa percaya diri dan enjoy untuk nongol di depan kamera. 


Ngomongin tentang rasa percaya diri ini, beberapa waktu yang lalu aku mengikuti webinar dengan tema Women Inspirational Talk: Merayakan Hidup Penuh Percaya Diri bersama FWD Insurance yang dihadiri oleh beberapa pimpinan perempuan dari FWD Insurance, yaitu Maria Magdalena (Chief Governance Officer dan Direktur Kepatuhan), Desy Widjaya (Chief Financial Officer), Rosidar Suhaid (Chief Bancassurance Officer) dan Widaningrum (Head of Marketing and New Business Mode. 




Tips Perempuan Mandiri Secara Finansial


Ini adalah kesekian kalinya aku mengikuti webinar FWD Insurance yang merupakan pelopor asuransi berbasis digital yang memiliki produk asuransi kesehatan. Enggak hanya mengadakan webinar, FWD Insurance juga meluncurkan kembali program literasi keuangan FWD Community Ladies Talk bersama dengan komunitas bloggers yaitu FWD Blogger Squad. Merasa bersyukur karena tahun ini saya bergabung menjadi FWD Blogger Squad bersama teman-teman blogger lainnya.


Pada webinar kali ini, aku mendapatkan banyak insight terkait literasi finansial. Menurutku literasi finansial ini penting bangett karena sebagai perempuan, kita harus pintar mengelola keuangan supaya finansial tetap sehat.


Widaningrum, FWD Insurance Head of Marketing and New Business Model, memberikan beberapa tips agar perempuan bisa mandiri secara finansial, yaitu :

  • Perempuan harus mampu menyesuaikan pengeluaran dan pemasukan

  • Enggak besar pasak daripada tiang, dengan memastikan pengeluaran harus lebih kecil dibandingkan pemasukan yang didapatkan.

  • Anggarkan pengeluaran, dan dicatat supaya kita bisa memantau arus pengeluaran dan pemasukan setiap bulannya. Ini juga bisa dijadikan acuan untuk evaluasi pengeluaran bulan depan.

  • Melakukan investasi supaya lebih kuat dalam keuangan.

  • Mengalokasikan pendapatan untuk Asuransi Kesehatan atau Asuransi Jiwa. Ini akan menjadi pondasi yang kokoh saat kita tiba-tiba sakit dan membutuhkan biaya yang besar untuk berobat.




The Power Of Setting Intentions


Selain membahas tentang literasi finansial, pada webinar kali ini aku dan teman-teman blogger diajak untuk berfikir lebih tentang kehidupan. Bersama Tsamara Fahrana Putrityas, seorang instruktur meditasi dan yoga kami diminta untuk melakukan meditasi dengan menggunakan metode kombinasi teknik spiritual dan ilmiah.


Dalam meditasi ini kami diminta untuk memejamkan mata, membuka telapak tangan di atas paha lalu meletakkannya di dada. Ini sebagai bukti mencintai diri kita, lalu mengatakan terima kasih pada jiwa dan tubuh yang selama ini bersama kita.


Selain meditasi, aku juga mendapatkan pencerahan bahwa untuk memulai menjadi wanita hebat dengan kemampuan ekonomi financial yang luar biasa, kita juga butuh memiliki niat yang kuat.


Untuk mencapai itu kita harus membuat goals. Siapa disini yang membuat goals tahunan dan menggebu-gebu di awal lalu semangatnya memudar dari bulan ke bulan? lalu dengan mudah terdistraksi dengan hal yang lain? Ini wajar kok guys, yang penting kita harus kuatkan lagi niat kita untuk mecapai goals tersebut.


Tapi gimana ya jika sudah terdistraksi? Jika sudah terdistraksi, kita harus menerima kenyataan, memaafkan diri sendiri, dan mengingat kembali alasan utama kenapa niat itu terbentuk, lalu bangun kembali niat tersebut.


Enggak nyangka bahwa FWD bisa mengadakan sesi seperti ini. Sangat mengharukan dan membuatku tersadar bahwa ada banyak banget hal yang aku miliki namun kurang aku syukuri keberadaannya.

Follow Kal di @kalenaefris