Senin, 17 Januari 2022

Setelah lama vakum menonton film di bioskop, akhirnya first time nonton lagi di bioskop di tahun ini. Film pembuka Tahun 2022 yang aku tonton kali ini yaitu Merindu Cahaya De Amstel, sebuah film yang diangkat berdasarkan kisah nyata yang dinovelkan oleh penulis Arumi E lalu dikemas secara menarik dan menjadi tontonan yang layak untuk ditunggu.


Senang karena pada kali ini aku berkesempatan menghadiri undangan di CGV Grand Indonesia untuk lebih dulu menonton film Merindu Cahaya De Amstel dan bisa berjumpa secara langsung dengan pemeran film, sutradara, dan penulis, dan pemeran pendukung lainnya.




Film yang semula merupakan sebuah karya novel ini mampu dihadirkan ke dalam bentuk karya audio visual berkat kolaborasi yang terjalin antara MAXstream dengan rumah produksi Unlimited Production.


Film ini diawali dengan Nicholaas Van Dijk (Bryan Domani), seorang mahasiswa arsitektur yang berprofesi sebagai fotografer di sela kuliahnya. Suatu hari saat sedang memotret secara acak, kameranya tanpa sengaja mengabadikan sosok Khadijah, seorang gadis Belanda yang berhijab.


Siapa sangka jika memotret gadis tersebut secara tidak sengaja justru menjadi awal pertemuan dan perkenalan mereka.


Disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu, film bergenre drama romansa ini berkisah tentang cinta segitiga yang dialami oleh Khadijah Venhoveen (Amanda Rawles), seorang mualaf yang tinggal di Amsterdam dengan Mala (Rachel Amanda) dan Nicolaas Van Dijk (Bryan Domani).


Enggak hanya mengisahkan sisi romansa Khadijah, film ini juga mengisahkan cerita perjuangan Khadijah sebelum menemukan Islam. Film ini juga mengangkat tentang kisah persahabatan dan kekeluargaan. Film ini juga dibintangi oleh Maudy Koesnaedi, Ridwan Remin, Oki Setiana Dewi, dan Rita Nurmaliza.


Melalui film ini, sutradara dan penulis ingin menyampaikan bahwa takdir itu ada. Tidak ada yang kebetulan dari setiap pertemuan dengan seseorang. Setiap kisah pasti diawali dengan pertemuan, dan banyak hikmah yang bisa diambil di dalamnya.



Menariknya lagi film ini dibuat di luar negeri. Amsterdam menjadi latar setiap adegan di film ini. Aktifitasnya juga mengikuti kebiasaan masyarakat Amsterdam seperti bersepeda setiap bepergian. Selain membuatku terpesona dengan jalam cerita film, keindahan landscape dan keunikan kota Amsterdam membuatku ingin suatu saat kesana.


Dalam sebuah film, rasanya kurang lengkap jika tanpa soundtrack pendukung. Di film Merindu Cahaya De Amstel ini, lagu berjudul Tabu yang dinyanyikan oleh Brisia Jodi sukses membuat film ini semakin menarik. Ditambah lagi lirik yang diciptakan oleh Melly Goeslaw sesuai banget dengan alur di filmnya.


Film ini layak ditonton karena mengangkat cerita yang menarik dan jarang diangkat. Jika kebanyakan film tanah air mengangkat kisah percintaan, film ini lebih dari itu. Ada banyak hikmah yang bisa kita ambil setelah menonton film ini. 

Teman-teman sudah bisa menonton film ini di bioskop-bioskop terdekat mulai Tanggal 20 Januari 2021. Jangan lupa ajak teman dan keluarga ya biar menontonnya makin seru! 







Kamis, 30 Desember 2021

Mencari informasi emang bisa dari mana saja, mulai dari nanya ke teman, search di Google, hingga chat langsung ke aplikasi, website, ataupun sosial media terkait. Sayangnya enggak semua informasi bisa kita dapatkan secara cepat dan benar.



Ngomongin tentang hal tersebut, ada yang baru dari FWD Insurance, yaitu fitur chatbot. Fitur chatbot ini bisa dinikmati di website.co.id. PT FWD Insurance Indonesia, perusahaan asuransi berbasis digital terkemuka di Indonesia, dengan bangga memperkenalkan Fi, chatbot terbaru dari FWD Insurance sebagai komitmen untuk memberikan pengalaman asuransi yang berbeda kepada nasabah.


Fi siap membantu nasabah mendapatkan layanan yang lebih sederhana, cepat, dan dapat diakses 24/7. Nasabah dapat mengirimkan chat ke Fi melalui fwd.co.id secara real time untuk mencari informasi seputar asuransi dengan mudah dan cepat. Saat ini, Fi dapat membantu nasabah dalam hal berikut:


  • Menjawab pertanyaan tentang informasi produk dan mendapatkan brosur produk
  • Menginformasikan prosedur untuk melakukan transaksi perubahan polis dan klaim
  • Membantu menemukan lokasi rumah sakit/klinik rekanan dan kantor pemasaran FWD Insurance terdekat


Fitur chatbot ini sangat membantu kita saat butuh info terkait FWD. Cukup dengan menggunakan fitur chatbot, kita jadi tahu informasi dengan benar dan cepat. Enaknya lagi disini kita bisa mengakses fitur 24 jam nonstop. 



Tampilannya juga menarik dan tidak terkesan kaku dengan visual yang menarik. Inovasi dan tampilannya membuat kita enggak merasa sungkan untuk menggunakan fitur chatbot karena user friendly.


Direktur Utama FWD Insurance, Anantharaman Sridharan mengatakan, “Fi adalah inovasi terbaru kami untuk membuat proses asuransi yang sederhana, tidak rumit dan mudah dipahami. Fi adalah bentuk komitmen FWD Insurance dalam mewujudkan visi mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi, dengan memastikan bahwa kami dapat memenuhi kebutuhan nasabah. Didukung oleh teknologi digital terdepan, FWD Insurance berupaya untuk membuat asuransi lebih mudah dipahami, mudah dibeli dan mudah diklaim.”


Jadi itu first impression aku pas mengunjungi website FWD dan melihat fitur chatbot. Buat teman-teman yang memerlukan informasi terkait asuransi FWD, langsung cobain fiturnya ya! Atau bisa kunjungi instagram officialnya FWD Insurance disini





Kamis, 25 November 2021

Lama gak ke Taman Ismail Marzuki (TIM), pangling banget pas beberapa hari yang lalu ke TIM lagi. Sebelum pandemi, biasanya teman-teman komunitas secara rutin berlatih teater disini. Setelah itu dilanjutkan dengan kulineran di depan TIM sampai malam. Di depan TIM memang banyak lapak kaki lima dengan jajanan-jajanan enak dengan harga terjangkau.


TIM merupakan salah satu pusat kesenian terbesar dan tertua di Jakarta bahkan di Indonesia. Tak terhitung banyaknya karya besar dan seniman ternama yang lahir disana, begitu pula dengan komunitas unggul yang bernafaskan kesenian.



Sejak berdiri, TIM memberikan ruang bagi seniman untuk menyalurkan kreatifitasnya, sehingga menghasilkan karya fenomenal dan berkualitas. Nama TIM sendiri dibuat sebagai penghargaan untuk seorang komponis pejuang Indonesia, Ismail Marzuki karena jasanya bagi khazanah musik Indonesia.


Selain diabadikan sebagai nama pusat kesenian yang terletak di Jalan Cikini Raya 73 ini, Ismail Marzuki juga dianugerahi gelar pahlawan nasional yang secara resmi di umumkan pada tanggal 10 November 2004.

Beberapa hari yang lalu, aku dan beberapa rekan blogger berkesempatan untuk kembali ke TIM dan melihat wajah baru TIM yang sedang direnovasi dan direvitalisasi. Saat kami berkunjung, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) selaku pengelola TIM mengenalkan TIM sebagai The New Creative Hub & Art Center dan The New Urban Tourism Destination. Kali ini kami diajak mengelilingi TIM dan melihat secara langsung progres renovasi disini.


Teater Besar dan Teater Kecil

Saat pertama tiba, kami langsung diajak masuk ke ruang Teater Besar dan Teater Kecil. Dari semua tempat yang kami kunjungi, teater ini terlihat tidak ada perubahan, ini karena bangunannya yang masih baru dan dalam kondisi baik.


Teater Besar memiliki daya tampung sekitar 1.200 orang dengan luas panggung 14m x 16m x 9m.  Teater besar ditujukan untuk pertunjukan profesional skala besar yang memang membutuhkan ruang ekspresi yang lebih besar. Biaya retribusi gedung yaitu 30juta yang dikenakan untuk sehari pemakaian.



Sedangkan Teater Kecil memiliki daya tampung lebih sedikit sekitar 250 orang dengan luas panggung 10m x 5m x 6m. Teater kecil ditujukan untuk pertunjukan seni eksperimental atau karya seniman muda seperti musik indie, konser musik kamar, uji coba konsep pertunjukan mahasiswa, karya seni komunitas kampus atau sanggar, pertunjukan tahunan sekolah tari atau kursus seni pertunjukan lainnya seperti seni peran dll, yang belum memungkinkan dipentaskan di gedung berkapasitas lebih besar.


Untuk biaya retribusi gedung teater kecil terbilang sangat terjangkau, yaitu hanya 3juta untuk sehari pemakaian. Untuk melakukan pentas di teater TIM, seniman bisa mengajukan proposal yang nantinya akan dikurasi untuk menentukan boleh atau tidaknya melakukan pentas di teater TIM.


Masjid Amir Hamzah

Setelah mengunjungi Teater Besar dan Teater Kecil, kami berpindah ke masjid Amir Hamzah yang sudah direvitalisasi. Revitalisasi untuk wajah baru TIM dibagi menjadi 3 fase. Fase pertama, yaitu pembangunan Masjid Amir Hamzah yang sekarang sudah selesai dan sudah bisa digunakan oleh pengunjung TIM.

Masjid yang namanya terinspirasi dari sastrawan Indonesia ini dibangun kembali dengan konsep futuristik, clean dan modern. Masjid ini memiliki daya tampung sebanyak 250 jemaah dengan luas masjid beserta plaza salat mencapai 800 meter persegi.


Memasuki fase kedua, pembangunan dilanjutkan dengan perbaikan Planetarium dan Pusat Latihan Seni, pembangunan Gedung Bhakti Budaya (GBB), Gedung Annex, dan Teater Halaman.



Gedung Panjang

Setelah ke Masjid Amir Hamzah, kami pindah ke Gedung Panjang. Gedung Panjang punya daya tarik tersendiri karena dibangun membentuk seperti Kapal Phinisi. Desain Gedung Panjang diketahui merupakan bentuk penggambaran not balok lagu ciptaan Ismail Marzuki yang berjudul "Rayuan Pulau Kelapa" pada fasadnya.


Bangunan yang terlihat memanjang di lahan yang dulu jadi pusat kuliner TIM ini terdiri dari 14 lantai yang memiliki berbagai fasilitas.


Lantai 1-3 akan digunakan sebagai ruang publik mulai dari ritel galeri seni hingga co-working space.
Lantai 4-7 merupakan Perpustakaan Daerah dan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin.
Lantai 8-12 merupakan wisma seni yang akan digunakan untuk penginapan seniman-seniman yang nanti mungkin ada yang dari luar mau pentas di TIM. Di lantai 8 bahkan disediakan fasilitas lobby yang luas dan kolam renang loh.
Lantai 13-14 merupakan Kantor Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) serta Ruang Diskusi Komite Seni.



Hingga kini Gedung Panjang TIM masih dalam proses revitalisasi. Menurut info dari PT Jakpro selaku pengelola TIM, renovasi dan revitalisasi direncanakan akan selesai pada Februari 2022.


Taman Rumput Lapangan Parkir TIM

Setelah mengelilingi Gedung Panjang, kami menghabiskan sore hari di taman rumput yang berada di atas parkiran TIM.

Duduk disini sama teman-teman bakal seru sih, apalagi di sore hari. Yang penting pastikan untuk tetap menjaga kebersihan taman ya teman-teman supaya taman TIM tetap cantik dan nyaman.

Taman Ismail Marzuki juga menerima kunjungan dari umum. Kunjungan bisa dilakukan setiap Kamis Pukul 15.00-17.00. Sebelum melakukan kunjungan, pastikan registrasi dulu yaa. Untuk info lengkap terkait kunjungan bisa lihat di Instagram Official @wajahbaru_tim 



Wajah baru TIM memang sengaja digagas sebagai pusat wisata edukasi kesenian dan kebudayaan terbaik. Salah satunya pada bangunan Gedung Panjang. Dengan berbagai keunggulan dan mengusung konsep mixed-use building, TIM akan menjadi Urban Art Center dan Creative Hub di Kota Jakarta dan Indonesia.


Menurutku revitalisasi bangunan TIM saat ini merupakan inisiatif yang baik karena usia bangunan yang sudah tua. Mudah-mudahan dengan revitalisasi ini, para seniman semakin terfasilitasi dan bisa menjadikan TIM sebagai rumah untuk berkarya dan berekspresi.

Rabu, 03 November 2021

Saat traveling aku sering kepikiran gimana kalo terjadi hal-hal buruk saat traveling, terutama hobiku mendaki gunung yang lebih rentan terjadi sesuatu yang enggak aku inginkan seperti sakit atau mengalami kecelakaan di gunung. 


Ditambah lagi belakangan ini lagi banyak berita tentang kecelakaan-kecelakaan pendaki saat di gunung. Dari situ aku sadar banget tentang selain pentingnya memiliki ilmu dasar mountaineering, juga pentingnya memiliki asuransi yang akan melindungi finansial kita di saat hal-hal buruk tersebut terjadi. 


Ada 2 jenis asuransi yang bisa kita pilih yaitu Asuransi Kesehatan dan Asuransi Jiwa. Kedua asuransi ini sama-sama penting karena sama-sama melindungi dengan caranya yang berbeda. Asuransi jiwa bertujuan untuk melindungi ahli waris jika pemiliki polis meninggal dunia, sehingga keluarga akan mendapatkan warisan untuk menjalani hidup mereka.


Berbeda dengan asuransi jiwa, asuransi kesehatan digunakan untuk menanggung pemilik polis saat pemilik polis mengalami masalah kesehatan di masa hidup. 



FWD Treasury Armor Link

Ngomongin tentang asuransi, PT FWD Insurance Indonesia (“FWD Insurance”), asuransi jiwa berbasis digital terkemuka di Indonesia, menghadirkan produk perlindungan jiwa terbaru, FWD Treasury Armor Link, dimana  produk ini dipasarkan melalui jalur distribusi bancassurance dengan PT. Bank Commonwealth (“Bank  Commonwealth”).


Produk ini bertujuan untuk memberikan perlindungan seumur hidup dan menjadikannya cara untuk membantu meningkatkan kesejahteraan finansial melalui investasi demi memenuhi tujuan jangka panjang keluarga Indonesia.


FWD Treasury Armor Link adalah produk asuransi jiwa unit-link yang dapat dibeli melalui kantor  cabang  Bank  Commonwealth di seluruh Indonesia. Produk ini memberikan perlindungan diri jangka panjang yang dapat diwariskan ke keluarga kamu secara penuh jika meninggal dunia, dan disaat yang sama membangun kesejahteraan finansial melalui hasil  investasi dari premi yang  diinvestasikan.


Kita juga bisa mendapatkan Manfaat Bonus Loyalitas (Loyalty Bonus Benefits) dan Manfaat Bonus Investasi (Investment Bonus Benefits) yang membantu kamu mencapai tujuan investasi.



Keunggulan FWD Treasury Armor Link

Ada beberapa keunggulan dari FWD Treasury Armor Link yaitu :


●  Komprehensif

  • Masa Asuransi hingga usia 100 tahun.
  • Tersedia berbagai pilihan jenis investasi dengan hasil optimal.
  • Terdapat  berbagai  pilihan  asuransi  tambahan  yang  bisa  melengkapi perlindungan kita

 

●  Kompetitif

  • Alokasi investasi sejak tahun pertama
  • Kesempatan untuk mendapatkan manfaat Bonus Loyalitas pada tahun ke-5 dan  ke-10, untuk menjaga keuangan kita agar tetap aman dan sesuai rencana.
  • Kesempatan  mendapatkan manfaat Bonus Investasi pada ulang tahun Polis dimulai dari akhir tahun Polis ke-3.

 

●  Fleksibel

  • Bebas melakukan penarikan atau penambahan dana setiap saat.
  • Bebas biaya Pengalihan Dana Investasi untuk transaksi online.
  • Nikmati fasilitas e-Services dalam satu genggaman.



Pada peluncuran Produk FWD Treasury Armor Link beberapa waktu lalu, Direktur,  Chief  of  Operations,  Product  Proposition  &  Syariah  Ade Bungsu mengatakan, “Pandemi ini telah membuat kami sadar bahwa hidup tidak dapat diprediksi. Situasi  ini  membuat kita berpikir kembali tentang  manfaat  perlindungan dari sebuah produk asuransi dan bagaimana hal ini dapat menganggu kestabilan kondisi finansial;


seperti yang kita ketahui bahwa keluarga merupakan prioritas utama bagi masyarakat  Indonesia. Oleh  karena  itu,  kami  memperkenalkan  FWD  Treasury  Armor  Link  agar masyarakat dapat menjalani hidup dengan tenang dan berkualitas tanpa perlu khawatir karena telah memperoleh manfaat terbaik dari sebuah proteksi seiring berjalannya waktu.”


Sementara Chief of Retail & SME Business Bank Commonwealth Ivan Jaya mengatakan, “Kami menyadari  pentingnya  peranan  kami  di  masa  yang  penuh  tantangan  ini, untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat. Sebagai bentuk komitmen kami untuk terus memenuhi kebutuhan nasabah, kami yakin dapat memberikan manfaat yang optimal serta meningkatkan kesejahteraan finansial para nasabah melalui kerja sama dengan FWD Insurance dalam produk FWD Treasury Armor Link.”


Untuk info lebih lanjut tentang FWD Treasury Armor Link, silakan kunjungi website FWD Insurance di fwd.co.id ya!






Rabu, 20 Oktober 2021

Kalo ngomongin tentang penyakit cukup bikin degdegan tapi penting banget buat dicari tau lebih jauh supaya kita bisa mengantisipasinya, mengingat bahwa siapapun bisa terkena penyakit, entah itu penyakit ringan seperti batuk pilek atau penyakit berat seperti kanker. 


Bicara tentang kanker, apa sih yang ada di bayanganmu ketika mendengar kanker? Kemoterapi, tumor, rambut rontok, atau biaya pengobatannya? Aku sendiri gak sanggup bayangin jika aku ataupun keluarga besar ada yang terkena kanker, karena pasti akan berat untuk dilalui. 


Bukan maksud menakut-nakuti, tapi memang semengerikan itu. Data menunjukkan bahwa kematian akibat kanker bahkan kian bertambah di banyak negara.



Supaya kita bisa aware, yuk kenali dulu bahaya penyakit kanker! Apa sih itu kanker? Ketika sel abnormal berkembang dengan cepat melebihi batasnya, sel ini menyerang bagian tubuh yang berdekatan dan menyebar ke organ lainnya atau disebut metastasis.


Nah, metastasis adalah penyebab utama kematian akibat kanker. Data dari WHO menyatakan, kanker adalah penyebab kematian no. 1 dan 2 di 112 negara loh! Sebanyak itukah penyakit kanker di dunia? Iya, sebanyak itu! Pada tahun 2020 sendiri, hampir 10 juta kematian terjadi akibat kanker. 


Dalam satu tahun, tercatat banyak kasus baru, seperti kanker payudara (2,26 juta), paru-paru (2,21 juta), kolon (1,93 juta), prostat (1,41 juta), kulit non-melanoma (1,2 juta), dan perut (1,09 juta).


Lalu, kanker apa yang jadi penyebab umum kematian? Jumlah kematian pada tahun 2020 tercatat disebabkan oleh kanker paru-paru (1,8 juta), kolon (935.000), liver (830.000), perut (769.000), dan payudara (685.000).


Ada gak bedanya kanker yang umum pada perempuan dan laki-laki? Pada tahun 2020, jumlah kasus baru yang umum ditemukan pada perempuan di Indonesia adalah kanker payudara (65.858), serviks (36.633), paru-paru (34.783), kolon (34.189), liver (21.392), dan kanker lainnya (204.059).


Pada laki-laki, kanker yang banyak tercatat adalah kanker paru-paru (25.943), kolon (21.764), liver (16.412), nasofaring (15.427), prostat (13.563), dan kanker lainnya (90.259).


Bisa gak penyakit kanker dicegah? Risiko kanker sendiri bisa dikurangi dengan tidak merokok, memiliki berat badan yang sehat, konsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, menghindari alkohol, mendapatkan vaksinasi untuk melawan HPV dan hepatitis B, dan menjauhi radiasi ultraviolet.


Ada gak cara mengantisipasi beban penyakit kanker? Kematian akibat kanker sendiri bisa berkurang risikonya, jika terdeteksi dan dirawat sedini mungkin.


Kalau terdiagnosis kanker, kamu gak perlu musingin biaya perawatan, karena dengan FWD Cancer Protection dari FWD Insurance, 100% Uang Pertanggungan langsung diberikan di tahap awal sejak terdiagnonis kanker sehingga kamu bisa fokus pada kesembuhanmu saja. Klaimnya pun mudah dan cepat, selama dokumen lengkap.


Asuransi kanker mahal? Eits, premi FWD Cancer Protection mulai dari Rp10 ribu/bulan loh! Belinya pun mudah secara online dan dengan tiga pertanyaan kesehatan saja. Mudah beneran kan? Yuk, kenalan lebih lanjut dengan FWD Cancer Protection di https://www.ifwd.co.id/asuransi-kanker/cancer-protection.








Jogja, Solo, dan Semarang tentunya bukan kota yang asing didengar. Terlebih untuk teman-teman travel enthusiast yang sudah terbiasa bepergian keluar kota.


Aku pun sebelumnya sudah pernah mengunjungi kota-kota tersebut dengan berbagai kepentingan, mulai dari liburan di kotanya, mendaki gunung di sekitarnya, atau urusan pekerjaan.


Tapi ini pertama kalinya aku mengunjungi ketiga kota tersebut dalam sekali perjalanan melalui Transmate Journey, dan rasanya menarik untuk aku ceritakan di blog ini. Dari perjalanan ini aku baru tahu kalo Jogja, Solo, Semar (JOGLOSEMAR) merupakan wilayah segitiga emas yang berada di Jawa Tengah. 


Kawasan ini menjadi pusat perkembangan ekonomi di Jawa Tengah baik dari sektor wisata hingga industri, dan memiliki mobilitas warga antar daerah yang tinggi. Seperti banyak warga Solo yang bekerja di Jogja, dan begitu sebaliknya.


Karena inilah pemerintah memberikan perhatian khusus dengan membangun konektivitas sebagai dasar perekonomian yang kokoh.




Perjalanan Menuju JOGLOSEMAR

Aku dan Bowo, rekan Transmate Journey JOGLOSEMAR memulai perjalanan dari Jakarta ke Semarang menggunakan Kereta Api Argo Bromo Anggrek.


Ngomongin tentang KA Argo Bromo Anggrek, PT KAI meningkatkan pelayanan dengan mempercepat waktu tempuh KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasarturi PP menjadi hanya 8 jam 30 menit per 1 Juni 2021 setelah sebelumnya waktu tempuh KA ini adalah 8 jam 44 menit.


Sedangkan untuk rute Gambir - Semarang Tawang menempuh waktu hanya 4 jam 55 menit. Dengan durasi perjalanan yang lebih cepat, waktu kami menjadi lebih efisien dan tetap nyaman dengan penerapan protokol kesehatan di kereta api.


Di kereta juga kami menuju gerbong restorasi untuk makan siang. Sebelumnya aku ga mau berekspektasi lebih terhadap makanan di kereta, tapi pas beli ternyata makanannya enak-enak. Oiya, di gerbong restorasi ini juga kita bisa menyaksikan demo masak chef loh.



Mengenang Sejarah di Semarang

Di hari pertama Transmate Journey, tempat pertama yang kami kunjungi di Semarang yaitu Lawang Sewu. Kami menuju ke Lawang Sewu menggunakan transportasi umum Trans Semarang. Ongkos perjalanan naik Trans Semarang hanya 3,500. Enggak jauh beda seperti Trans Jakarta.


Lawang Sewu adalah gedung bersejarah milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang awalnya digunakan sebagai Kantor Pusat perusahaan kereta api swasta Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM)


Lawang Sewu didirikan pada tahun 1904. Masyarakat menyebut tempat ini dengan nama Lawang Sewu karena memiliki pintu yang sangat banyak. Walaupun sudah lama berdiri dan terlihat tua, bangunan di Lawang Sewu ini masih kokoh dan terawat.


Selain menikmati eksotisme bangunan Lawang Sewu yang bergaya eropa, kita juga bisa napak tilas perjalanan Kereta Api di Indonesia di masa Belanda. Di salah satu sisi gedung, kita bisa mengitari ruangan yang berisi informasi tentang perkeretaapian di jaman dulu.


Setelah cukup puas di Lawang Sewu, kami menuju ke destinasi selanjutnya yaitu Dusun Semilir Ecopark. Disini pun kami melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi umum kembali, yaitu Trans Jateng ke arah Bawen dengan ongkos hanya 4.000


Dusun Semilir Eco Park adalah bangunan dengan arsitektur unik yang menyerupai stupa Candi Borobudur. Selain itu, disini juga ada banyak wahana keluarga yang bisa dilakukan.



Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Di hari kedua Transmate Journey, kami menuju pelabuhan di pagi hari dan melihat secara langsung Mercusuar Willem III yang menjadi saksi bisu pertumbuhan Semarang dari waktu ke waktu.


Mercusuar Willem III dibangun pada tahun 1884 oleh pemerintah kolonial Belanda dalam rangka menjadikan Semarang sebagai kota pelabuhan dan dagang. Apalagi dulu Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menjadi sarana ekspor gula ke luar negeri.


Setelah ke mercusuar, kami bergeser untuk melihat bongkar muat barang. Di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang kami berkesempatan melihat bongkar muat bungkil dan batubara.




Perjalanan Menuju Solo

Setelah selesai dari Semarang, aku dan Bowo langsung menuju Solo. Di Solo kami langsung menuju Museum Batik Danar Hadi.


Museum Batik Danar Hadi didirikan sejak tahun 1967. Tempat ini menyuguhkan koleksi batik kualitas terbaik dari berbagai daerah seperti batik asli keraton, batik China, batik Jawa Hokokai (batik yang terpengaruh oleh kebudayaan Jepang), batik pesisir (Kudus, Lasem dan Pekalongan), batik Sumatera dan berbagai jenis batik lainnya.


Museum ini memiliki koleksi kain batik mencapai 10.000 helai (yang dipertunjukkan di museum sebanyak 1.000 helai) dan sudah diakui MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai museum dengan koleksi batik terbanyak. Pengunjung dapat melihat proses pembuatan batik bahkan bisa mengikuti workshop pembuatan batik secara langsung.


Menurutku tempat ini harus banget teman-teman datangi saat ke Solo, karena kita bakal dapat ilmu yang bagus banget seputar dunia perbatikan. Museum Batik Danar Hadi sangat mudah dijangkau dan dilalui oleh Transportasi Umum seperti Batik Solo Trans.


Batik Solo Trans adalah angkutan cepat bus / BRT yang beroperasi di kota solo dan menjadi moda transportasi publik masyarakat Solo.



Menikmati Sarapan di Pasar Gedhe & Mengunjungi Museum Keraton Kasunan Surakarta

Solo merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang masih kental akan budaya dan adat kebiasaan jawa. Disini banyak yang bisa kita eksplor  mulai dari wisata budaya hingga kuliner. 


Aktifitas pagi kami dimulai dengan sarapan di Pasar Gedhe Harjonagoro Solo. Sekalian melihat secara lebih dekat transaksi sehari-hari dan bagaimana perputaran uang bisa terjadi di pasar  Solo.


Setelah itu kita bisa melanjutkan destinasi menggunakan BST. Transportasi umum di Surakarta juga mudah dijangkau karena Batik Solo Trans (BST) akan melewati berbagai tempat wisata yang ada di Solo. 


Sama seperti Museum Batik Danar Hadi, Museum Keraton Kasunan Surakarta juga berada tidak jauh dari halte pemberhentian BST. Batik Solo Trans menunjukkan jika transportasi di sini sudah sangat maju. 


Kita lihat suasana di dalam Museum Keraton yuk!. Museum Keraton Kasunan Surakarta berada di dalam Kawasan Keraton Kasunanan Surakarta. Ini adalah museum khusus yang mengoleksi benda-benda budaya peninggalan Keraton di jaman dulu. 


Setelah mengelilingi museum, kami beranjak menuju Terminal Tirtonadi dan Stasiun Solo Balapan untuk melihat secara langsung bagaimana terminal dan stasiun sudah terintegrasi.


Setelah itu kami berpindah ke Jogja menggunakan Commuter Line (KRL) rute Solo - Jogja. Ongkos perjalanan sebanyak Rp. 8.000 dengan lama perjalanan 68 menit.


Hari Terakhir JOGLOSEMAR 

Di hari terakhir JOGLOSEMAR, hari kami dimulai dengan menuju DAMRI yang berada di Malioboro. Aku dan Bowo berencana akan ke Candi Borobudur yang berada di Magelang dengab menggunakan DAMRI.


Ongkos DAMRI cujup terjangkau karena harganya hanya 25.000.

















Senin, 20 September 2021

Yang selalu degdegan terhadap kesehatan di masa sekarang, mungkin tulisan aku kali ini bisa bermanfaat. Jadi semenjak pandemi, kekhawatiran aku kalo sakit itu meningkat. Bukan hanya mikirin siapa yang akan nemenin aku saat sakit di rantauan, tetapi juga berapa banyak biaya yang harus aku keluarkan jika kondisi terburuk tersebut terjadi. 
 
Dulu saat sebelum pandemi saja penyakit bisa datang dari mana saja, ditambah lagi masa pandemi ini penyakit semakin mudah menyerang orang-orang yang memiliki imun lemah. Menjaga kesehatan di masa pandemi sudah menjadi suatu yang harus diperhatikan. Mulai dari menjaga tubuh tetap fit dan sehat, memilih makanan yang berkualitas, dan rutin mengkonsumsi vitamin. Selain itu ga lupa juga untuk memiliki asuransi kesehatan dan asuransi jiwa supaya bisa menjadi pondasi jika suatu saat hal buruk terjadi. 
 
 

 
Ngomongin tentang asuransi, FWD menghadirkan FWD Hospital Care Protection yang memberikan cakupan perlindungan menyeluruh untuk pelayanan medis rawat inap dan rawat jalan serta serangkaian fasilitas rehabilitasi termasuk perawatan ekstra. Kita bisa memilih beragam pilihan layanan berdasarkan wilayah geografis dan manfaat yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tingkat resiko kesehatan mereka.    
  
FWD Hospital Care Protection merupakan salah satu produk perlindungan kesehatan yang menjadi bagian Kampanye #ProteksiON. Produk ini hadir seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap asuransi kesehatan yang terjangkau dengan manfaat optimal.  
 
Selain manfaat rawat inap dan rawat jalan biasa, produk ini juga dilengkapi dengan manfaat atas biaya rawat jalan untuk penyakit infeksi dan juga manfaat rehabilitasi, konsultasi ahli gizi dan pemantauan kanker selama masa pemulihan nasabah. 
 
Selain itu, produk ini juga memberikan manfaat tambahan lain yakni limit booster, no claim bonus dan santunan pemakaman. Untuk memberikan kemudahan bagi nasabah, produk ini juga didukung jangkauan perlindungan di seluruh dunia serta pengajuan klaim melalui aplikasi FWD MAX. Ini sangat cocok untuk uang suka traveling atau memiliki kepentingan di luar negeri. 
  
 

 

Manfaat FWD Hospital Care Protection  

Di saat sakit dan harus dilakukan tindakan, FWD bisa menjaga keuangan kita tetap sehat karena FWD akan mengcover biaya rumah sakit yang semakin hari semakin mahal. 
 
Laporan Global Medical Trends Survey 2021 yang dirilis Willis Towers Watson menunjukkan biaya kesehatan di Indonesia mengalami tren kenaikan hingga 12%, lebih tinggi dibandingkan Singapura (8,17%), Filipina (8,82%) dan Thailand (8%) untuk periode yang sama. 
 
Kenaikan biaya kesehatan ini mencerminkan tantangan beban finansial yang besar di masa depan terutama dipicu dari meningkatnya jumlah penderita penyakit kritis yang tidak menular seperti kanker, kardiovaskuler, dan lainnya.   
 
 

 
Direktur Utama FWD Insurance Anantharaman Sridharan menjelaskan, “Produk ini dapat membantu nasabah kami untuk fokus kepada proses pemulihan kesehatan mereka, tanpa harus khawatir akan biaya yang timbul. Kami berharap dapat mendorong lebih banyak orang untuk memproteksi dirinya dengan rencana perlindungan yang tepat sehingga mereka dapat memastikan kestabilan kondisi finansial mereka di tengah tingginya biaya kesehatan untuk kualitas hidup yang lebih baik”.  

Berikut adalah 5 manfaat utama FWD Hospital Care Protection:

1. Kebebasan Memilih Kelas Perawatan Kesehatan  
  • Tersedia dalam 5 plan dengan 2 jenis pilihan Basic & Optimal disetiap plan.  
  • Terdapat Limit Booster sehingga total manfaat dapat mencapai Rp75 Miliar.
  • Mengutamakan Kenyamanan Selama Masa Perawatan 
2. Mengutamakan Kenyamanam Selama Masa Perawatan
  • Penggantian biaya perawatan di Rumah Sakit.  
  • Menjaga privasi dengan standar kamar 1 tempat tidur dengan kamar mandi dalam. 
  • Kemudahan dengan fasilitas cashless. 
3. Dapat Digunakan Di Mana Saja Di Seluruh Dunia  
  • Tetap akan terlindungi meskipun di luar wilayah pertanggungan.  
  • Penggantian biaya hingga 100% untuk Kondisi Gawat Darurat di manapun.   
  • Bisa memilih untuk melakukan perawatan medis di luar wilayah pertanggungan. 
4. Mendukung Di Masa Pemulihan  
  • Menunjang dalam masa pemulihan dari kondisi stroke, serangan Jantung, kanker, kecelakaan berat & menderita luka bakar.  
  • Menyediakan manfaat pemantauan kanker setelah dinyatakan remisi/sembuh. 
5. Manfaat Disesuaikan Dengan Iklim Indonesia  
Penggantian biaya rawat jalan (tanpa rawat inap) untuk penyakit infeksi yang sering terjadi di Indonesia, antara lain: DBD, Malaria, Tipus (typhoid), Campak, Difteri, dan Cacar Air. 
 
Untuk informasi lebih jauh, silahkan kunjungi fwd.co.id 











Follow Kal di @kalenaefris