Senin, 20 September 2021

Yang selalu degdegan terhadap kesehatan di masa sekarang, mungkin tulisan aku kali ini bisa bermanfaat. Jadi semenjak pandemi, kekhawatiran aku kalo sakit itu meningkat. Bukan hanya mikirin siapa yang akan nemenin aku saat sakit di rantauan, tetapi juga berapa banyak biaya yang harus aku keluarkan jika kondisi terburuk tersebut terjadi. 
 
Dulu saat sebelum pandemi saja penyakit bisa datang dari mana saja, ditambah lagi masa pandemi ini penyakit semakin mudah menyerang orang-orang yang memiliki imun lemah. Menjaga kesehatan di masa pandemi sudah menjadi suatu yang harus diperhatikan. Mulai dari menjaga tubuh tetap fit dan sehat, memilih makanan yang berkualitas, dan rutin mengkonsumsi vitamin. Selain itu ga lupa juga untuk memiliki asuransi kesehatan dan asuransi jiwa supaya bisa menjadi pondasi jika suatu saat hal buruk terjadi. 
 
 

 
Ngomongin tentang asuransi, FWD menghadirkan FWD Hospital Care Protection yang memberikan cakupan perlindungan menyeluruh untuk pelayanan medis rawat inap dan rawat jalan serta serangkaian fasilitas rehabilitasi termasuk perawatan ekstra. Kita bisa memilih beragam pilihan layanan berdasarkan wilayah geografis dan manfaat yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tingkat resiko kesehatan mereka.    
  
FWD Hospital Care Protection merupakan salah satu produk perlindungan kesehatan yang menjadi bagian Kampanye #ProteksiON. Produk ini hadir seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap asuransi kesehatan yang terjangkau dengan manfaat optimal.  
 
Selain manfaat rawat inap dan rawat jalan biasa, produk ini juga dilengkapi dengan manfaat atas biaya rawat jalan untuk penyakit infeksi dan juga manfaat rehabilitasi, konsultasi ahli gizi dan pemantauan kanker selama masa pemulihan nasabah. 
 
Selain itu, produk ini juga memberikan manfaat tambahan lain yakni limit booster, no claim bonus dan santunan pemakaman. Untuk memberikan kemudahan bagi nasabah, produk ini juga didukung jangkauan perlindungan di seluruh dunia serta pengajuan klaim melalui aplikasi FWD MAX. Ini sangat cocok untuk uang suka traveling atau memiliki kepentingan di luar negeri. 
  
 

 

Manfaat FWD Hospital Care Protection  

Di saat sakit dan harus dilakukan tindakan, FWD bisa menjaga keuangan kita tetap sehat karena FWD akan mengcover biaya rumah sakit yang semakin hari semakin mahal. 
 
Laporan Global Medical Trends Survey 2021 yang dirilis Willis Towers Watson menunjukkan biaya kesehatan di Indonesia mengalami tren kenaikan hingga 12%, lebih tinggi dibandingkan Singapura (8,17%), Filipina (8,82%) dan Thailand (8%) untuk periode yang sama. 
 
Kenaikan biaya kesehatan ini mencerminkan tantangan beban finansial yang besar di masa depan terutama dipicu dari meningkatnya jumlah penderita penyakit kritis yang tidak menular seperti kanker, kardiovaskuler, dan lainnya.   
 
 

 
Direktur Utama FWD Insurance Anantharaman Sridharan menjelaskan, “Produk ini dapat membantu nasabah kami untuk fokus kepada proses pemulihan kesehatan mereka, tanpa harus khawatir akan biaya yang timbul. Kami berharap dapat mendorong lebih banyak orang untuk memproteksi dirinya dengan rencana perlindungan yang tepat sehingga mereka dapat memastikan kestabilan kondisi finansial mereka di tengah tingginya biaya kesehatan untuk kualitas hidup yang lebih baik”.  

Berikut adalah 5 manfaat utama FWD Hospital Care Protection:

1. Kebebasan Memilih Kelas Perawatan Kesehatan  
  • Tersedia dalam 5 plan dengan 2 jenis pilihan Basic & Optimal disetiap plan.  
  • Terdapat Limit Booster sehingga total manfaat dapat mencapai Rp75 Miliar.
  • Mengutamakan Kenyamanan Selama Masa Perawatan 
2. Mengutamakan Kenyamanam Selama Masa Perawatan
  • Penggantian biaya perawatan di Rumah Sakit.  
  • Menjaga privasi dengan standar kamar 1 tempat tidur dengan kamar mandi dalam. 
  • Kemudahan dengan fasilitas cashless. 
3. Dapat Digunakan Di Mana Saja Di Seluruh Dunia  
  • Tetap akan terlindungi meskipun di luar wilayah pertanggungan.  
  • Penggantian biaya hingga 100% untuk Kondisi Gawat Darurat di manapun.   
  • Bisa memilih untuk melakukan perawatan medis di luar wilayah pertanggungan. 
4. Mendukung Di Masa Pemulihan  
  • Menunjang dalam masa pemulihan dari kondisi stroke, serangan Jantung, kanker, kecelakaan berat & menderita luka bakar.  
  • Menyediakan manfaat pemantauan kanker setelah dinyatakan remisi/sembuh. 
5. Manfaat Disesuaikan Dengan Iklim Indonesia  
Penggantian biaya rawat jalan (tanpa rawat inap) untuk penyakit infeksi yang sering terjadi di Indonesia, antara lain: DBD, Malaria, Tipus (typhoid), Campak, Difteri, dan Cacar Air. 
 
Untuk informasi lebih jauh, silahkan kunjungi fwd.co.id 











Kamis, 16 September 2021

Usia 20an merupakan fase hidup yang penuh dengan perubahan termasuk mulai merasakan dunia profesional. Salah satu perubahan yang signifikan adalah pendapatan yang mungkin sebelumnya berasal dari orang tua, kini di usia 20an kita sudah bisa miliki pendapatan sendiri.


Kalo sebelumnya kita terbiasa sedikit-sedikit minta uang ke orangtua, sekarang banyak pertimbangan untuk minta uang. Daripada di cap sebagai anak yang tukang ngabisin uang keluarga, mending mencari pendapatan sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidup.


Memiliki pendapatan sendiri tentunya menjadi tantangan karena kini kita harus mulai memahami dan membuat perencanaan keuangan yang baik. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan dan target juga pasti akan semakin kompleks termasuk juga kalau kita memutuskan untuk mandiri yang berarti semua kebutuhan harus ditanggung sendiri.


Untuk membantu kamu, berikut ini merupakan financial checklist yang sebaiknya kamu siapkan jika ingin mencapai kestabilan ekonomi atau bahkan mecapai kebebasan finansial di usia 20-tahunan versi FWD Insurance:


1. Memiliki Keuangan yang Sehat

Biasakan diri untuk memiliki keuangan yang sehat. Kamu dapat merealisasikannya dengan melakukan hal-hal seperti budgeting bulanan, mengelola cash-flow agar tidak defisit, konsisten menabung, dan menghindari utang konsumtif. Hal yang paling penting juga, kamu harus memahami antara memenuhi kebutuhan dan membatasi keinginan, tapi bukan berarti kamu tidak bisa memberi self-reward sesekali, lho!

Biasanya aku memiliki self rewards untuk mendaki ke gunung yang aku inginkan atau explore dan camping di tempat wisata yang udah masuk wishlist. Untuk mendapatkan self rewards ini, aku memiliki target yang haru dicapai terlebih dahulu. 


2. Membayar Tagihan Sendiri

Bagi kamu yang tinggal sendiri, jangan lupa untuk membayar seluruh tagihan rumah tanggamu tepat waktu. Disiplin juga menjadi bagian dari perencanaan keuangan yang baik. Sedangkan bagi kamu yang tinggal di rumah orang tua, mari coba membantu mereka dengan membayar sebagian tagihan di rumah. Dengan begitu, kamu akan terbiasa bertanggung jawab atas kebutuhan hidupmu.


Oiya, Jangan lupa untuk membuat penanggalan atas jatuh tempo dari setiap tagihan (jika ada beberapa tagihan yang memiliki jangka waktu hari yang berbeda, yang berpotensi terlupakan )



3. Menyiapkan Sendiri Biaya Liburan

Kamu bisa coba menabung untuk dana liburan sendiri dan memisahkannya dengan uang tabungan untuk biaya sehari-hari, agar nilai yang ditabungkan tidak menjadi kebutuhan yang bercampur antara biaya Kebutuhan Utama dan biaya keinginan Utama (Rencana Liburan). Selain dapat melatih diri jadi lebih mandiri, kamu juga pasti makin bangga sama diri sendiri!


4. Mulai Menabung Dana Darurat

Hmm, sudah sering mendengar Kata Dana Darurat, dan untuk Apakah Fungsinya? Dana Darurat adalah sejumlah Dana yang berada dalam posisi siap pakai atau mudah untuk segera didapatkan, Ketika ada sebuah kebutuhan mendesak yang harus terpenuhi, yang umumnya/fokusnya lebih kearah penanganan Resiko Hidup (dana sakit, dana biaya penanganan resiko kecelakaan,dll) atau Resiko Profesi (tidak bekerja,di PHK, kehilangan pendapatan utama).


Yuk, mulai set target menabung untuk dana darurat. Buatlah target sesuai dengan besarnya pendapatan yang kamu miliki, ada beberapa pilihan yang bisa kamu ambil, diantaranya kamu bisa menyisihkan mulai dari 3 kali, 6 kali bahkan sampai 9x pengeluaran bulananmu untuk disiapkan sebagai dana darurat. Supaya kedepannya kamu tidak perlu khawatir jika ada kebutuhan yang sifatnya mendadak yang membuat kamu harus mengambil uang tabungan yang sudah disisihkan.


5. Mempunyai Asuransi Kesehatan

Punya asuransi kesehatan saat ini merupakan hal yang wajib tertutama dengan kondisi tak menentu seperti pandemi saat ini. Proteksi diri melalui asuransi ini berguna untuk memproteksi diri dari risiko finansial. Dengan memiliki asuransi, pos-pos keuangan yang sudah ada tidak akan terganggu.


Jika sama sekali tidak memiliki asuransi, produk pertama yang harus kamu miliki adalah asuransi kesehatan. Salah satu produk asuransi kesehatan FWD Insurance adalah Asuransi Bebas Handal yang mudah dibeli secara online, di ifwd.co.id


Asuransi ini menawarkan manfaat rawat inap termasuk biaya kamar, biaya dokter, obat-obatan, perawatan setelah rawat inap dan biaya tindakan bedah, dengan pilihan kontribusi mulai dari Rp75 ribu dan pilihan manfaat tahunan hingga Rp100 juta.


Produk asuransi kesehatan berbasis syariah ini juga memberikan tambahan Manfaat Khusus untuk Isolasi Mandiri karena Infeksi COVID-19 (Manfaat Khusus), kepada Tertanggung polis asuransi individu yang saat ini sudah aktif (existing) maupun polis asuransi individu baru yang terbit selama periode 1 - 31 Juli 2021.


6. Meningkatkan Karier

Oiya, Generasi Usia 20an, yang dikenal dengan Gen-Y atau Millenial, memiliki minat untuk berani mencoba banyak hal, yang tujuan utamanya adalah Karier dan Pendapatan, nah Keduannya ini haruslah dipengaruhi dengan peningkatan kompetensi, mau dari sisi Pengetahuan Bisnis, atau pengetahuan yang mendukung Keahlian penunjang kerja, jadi Jangan lupa untuk menyusun rencana kariermu, ya!


Sisihkan budget kamu untuk mengikuti workshop, kursus bahasa atau keahlian lainnya agar pengetahuan, pengalaman, dan hasil kerjamu dapat meningkatkan kariermu. Jika kariermu naik, maka pendapatanmu juga naik.




7. Belajar dan Mulai Investasi

Kalau kamu berada di usia akhir 20an, biasanya target keuangan akan semakin kompleks. Untuk tujuan finansial yang nominalnya besar dan jangka panjang, kamu bisa coba mulai berinvestasi karena hanya menabung tidak akan cukup. Tapi ingat, pelajari dulu ya dan jangan asal pilih investasi dan sesuaikan dengan kebutuhan dan target kamu.


Ingat, perlindungan itu penting sebelum kamu memulai untuk berinvestasi. Pernah dengar kalau investasi itu harus pakai "uang dingin" (dana yang menganggur)?


Nah, nggak cuma itu. Kamu juga butuh perlindungan agar uang investasimu tetap "nyaman" di tempatnya. Dengan perlindungan dari FWD Insurance, kamu pun bisa #BebaskanlangkahBerani untuk kejar semua passion-mu tanpa perlu khawatir.


Kamu gak perlu was-was karena FWD punya solusinya dengan pilihan produk yang siap menemani liburanmu dengan rangkaian produk Asuransi kanker dari FWD Cancer Protection, Asuransi kesehatan syariah Asuransi Bebas Handal dan Asuransi jiwa berjangka Bebas Rencana.


Yuk kamu bisa langsung kunjungi website ifwd.co.id. Perlindungan FWD Insurance dahulu, investasi kemudian!


8. Menyiapkan DP Properti Pertama

Tidak ada salahnya bila kamu mulai menyiapkan DP (Down Payment) untuk properti pertama kamu di usia 20an. Kalau memang 5-10 tahun lagi kamu ingin memiliki rumah atau apartemen sendiri, DP tersebut akan membantu mengurangi jumlah cicilan bulanan dan durasi cicilan. Dan diusia yang masih tergolong memiliki kesempatan jangka waktu pencicilan kredit yang Panjang (dengan asumsi membeli property memanfaatkan fasilitas KPR subsidi atau Non Subsidi ), untuk sebuah property.


9. Mulai Menyiapkan Dana Pensiun

Selagi masih berusia 20an, justru kamu seharusnya mulai menyiapkan dana pensiun. Mengapa? karena menurut hitung-hitungannya, kalau memulai di usia 20an, uang yang kamu sisihkan untuk dana pensiun ini bisa lebih ringan hingga 70% daripada memulai pada usia 30an, dan tentu lebih besar lagi bila dimulai di usia 40an.


10. “Komitmen” dalam membangun Perencanaan Keuangan yang Tepat

Nah, semua Tips – tips sederhana diatas, tidak menjadi hal yang terealisasikan jika, tidak membangun Komitmen personal melalui Disiplin serta pencatatan yang baik pengeluaran dan pemasukan yang dimiliki, jangan sampai Besar pasak dari pada Tiang , yang berdampak Tujuan merencanakan keuangan sedari dini tidaklah terwujud.


Demikianlah financial checklist versi FWD. Jadi, jangan sia-siakan masa muda Kamu dan mulailah susun rencana keuangan jangka pendek, jangka menengah, dan rencana keuangan jangka panjang. Berbagai macam cara yang perlu dilakukan jika kamu ingin mandiri secara finansial di umur 20-an. Sebagai kesimpulan, kamu harus menentukan target dan apa saja yang wajib dilakukan, lalu gigih untuk mencapainya.


Itulah beberapa financial checklist yang dapat dipersiapkan jika kamu ada di usia 20an. Apakah kamu sudah memenuhi beberapa checklist di atas atau bahkan, sudah memenuhi semuanya? Jika belum, yuk mulai realisasikan. Tidak ada kata terlalu cepat untuk memiliki perencanaan keuangan yang baik!


Jumat, 10 September 2021

Beberapa waktu lalu rame di media sosial tentang orang-orang yang kesulitan mengelola keuangan, terlebih di masa pandemi.

Dulu di masa sebelum pandemi, orang-orang bisa menghabiskan gaji bulanannya tanpa mengatur pengeluaran dan pemasukan. Banyak yang mengeluhkan tentang gaji bulanan yang hanya bisa dinikmati selama beberapa hari saja.

Sebetulnya mengatur keuangan tidak hanya dilakukan di masa pandemi. Memang pandemi Covid-19 ini membuat kita menjadi harus memperhitungkan pemasukan dan pengeluaran dengan sangat jeli. Apalagi untuk beberapa orang yang selama pandemu mengalami penurunan gaji / penghasilan setiap bulannya. Mengatur keuangan sudah harus ditanamkan di diri kita, terlepas itu di masa pandemi atau tidak. 

Ngomongin tentang mengatur gaji bulanan, beberapa waktu yang lalu aku mendapatkan insight tentang bagaiman mengatur keuangan yang baik supaya gaji bulanan tetap aman hingga akhir bulan.




Menurut M. Kharisma selaku Co-Founder Sipundi.id, beberapa cara tersebut yaitu sebagai berikut :

1. Menggunakan metode 50-30-20 untuk mengelola gaji.
Metode 50/30/20 adalah salah satu metode budgeting yang bisa membantu kita mengelola gaji bulanan. Metode ini memaparkan masing-masing gaji dialokasikan sebesar 50% untuk keperluan, 30% untuk gaya hidup, dan 20% untuk tabungan jangka panjang. 

Dengan metode ini, kita bisa membagi secara ideal pengeluaran untuk keperluan sehari-hari sambil menabung. Di samping metode ini, konsistensi selalu menjadi kunci keberhasilan pengelolaan gaji. Pastikan metode ini tak hanya diterapkan pada bulan pertama, melainkan dipertahankan pada bulan-bulan berikutnya.

2. Membuat Anggaran Bulanan
Untuk mulai membuat anggaran bulana, kita bisa membuat daftar pengeluaran bulanan untuk kebutuhan menjadi dua bagian. Untuk kebutuhan primer seperti makan, ongkos bekerja, tagihan listrik, cicilan rumah, cicilan motor dan lain sebagainya.
Sedangkan untuk kebutuhan tersier, buatlah anggaran untuk shopping, traveling, hingga anggaran hangout dengan teman-teman atau rekan kerja.

3. Mengatur Pengeluaran
Pengeluaran menjadi hal yang tidak terelakkan dalam manajemen finansial. Kita harus memperhatikan pengeluaran yang selama ini telah kita lalukan. Cek apakah termasuk sehat atau tidak. Tanda keuangan sehat adalah jika pengeluaran tidak lebih besar dari pendapatan. 

Mengatur uang memang gampang-gampang susah. Semuanya tergantung diri sendiri. Ada banyak godaan setelah gajian saat ini. Apalagi di era belanja online dengan segudang promo seperti gratis ongkir, paylater, flash sale, cicilan 0% dan lain sebagainya.

Oiya, mengatur pengeluaran dengan baik bukan berarti kita tidak bisa menikmati hidup dengan gaji yang kita dapatkan. Kita tetap perlu dan wajib untuk menikmati hidup, namun semua itu tentu harus sesuai dengan kemampuan. Belilah barang yang kita butuhkan, namun jangan turuti semua keinginan hanya karena gengsi semata.

4. Memiliki Asuransi
Dengan asuransi, kita bisa memproteksi keadaan finansial saat hal-hal tak terduga terjadi. Kita tidak akan pernah tahu kejadian di masa depan, jika tiba-tiba mengalami sakit atau kecelakaan dan butuh uang dalam jumlah besar untuk berobat.

Ada beragam jenis asuransi. Asuransi yang paling penting untuk dimiliki antara lain asuransi kendaraan (asuransi mobil), asuransi perjalanan, asuransi rumah, asuransi kesehatan, hingga asuransi jiwa. Salah satunya, dengan perlindungan dari FWD.



Insurance yang kita miliki bisa #BebaskanlangkahBerani untuk mengejar passion tanpa perlu khawatir. Ini cocok banget untuk aku yang memiliki hobi yang terbilang ekstrem seperti mendaki gunung. Untuk asuransi ini kita bisa memilih mulai dari asuransi kesehatan, jiwa atau kecelakaan diri.

Saat ini pembelian produk Asuransi FWD Insurance berhadiah diskon langsung premi/kontribusi 30%, khusus untuk pembelian/kepesertaan produk asuransi: FWD Cancer Protection, Bebas Rencana, Asuransi Bebas Handal & Bebas Aksi (tidak termasuk Bebas Aksi Flash) di ifwd.co.id dan nomor undian #ProteksiOn Lucky Draw untuk setiap kelipatan Rp 100.000,00 dari premi/kontribusi yang dibayarkan pada saat periode program “Promo Flash Sale 9.9” tanggal 9 September – 10 September 2021.

Info lebih lanjut silahkan mengunjungi website ifwd.co.id.


5. Investasi
Setelah menyisihkan untuk tabungan dan gaji bulanan pada kebutuhan sehari-hari, namun masih ada kelebihan dana dari gaji tersebut. Kita sebaiknya menggunakan dana tersebut untuk investasi dengan mengikuti Asuransi, Reksa Dana, maupun membeli emas ataupun perhiasan dengan nilai jual tinggi.

Investasi ini berbeda dengan menabung, jika menabung, kita bisa mengambilnya setiap saat. Di Investasi, uang yang disimpan dalam bentuk lain dan tidak bisa diambil kapanpun sesuai keinginkan.

Cara ini ga hanya membuat uang diam di tempat, namun juga dapat menguntungkan kita di masa depan. Kita bisa menyiapkannya dengan mulai berinvestasi, Salah satunya melalui asuransi.

Yuk saatnya kita mengaktifkan FWD #ProteksiOn Lucky Draw! Siapkan perlindungan dengan beli produk asuransi FWD yang termasuk dalam program dari 26 Juli-31 Desember 2021 dan raih kesempatan menang Grand Prize Mobil Toyota Raize, Sepeda Brompton, iPhone 12 Pro, exclusive Workshop/Class with Expert serta hadiah menarik lainnya!

Selain mendapatkan asuransi, kita berhak mendapatkan 1 nomor undian untuk nasabah baru dan 2 nomor undian untuk nasabah existing di setiap Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah) premi/kontribusi yang dibayarkan (berlaku kelipatan), selama periode kegiatan 26 Juli - 31 Desember 2021. 

Pilih produk asuransi dari FWD Insurance sesuai kebutuhan melalui jalur Keagenan: FWD Critical Armor, Asuransi Bebas Rencana Optimal, FWD Legacy Protection dan Asuransi Bebas Handal. Cari tahu syarat & ketentuan program di sini https://www.fwd.co.id/proteksion.

Sebanyak apapun uang yang kita miliki, gak akan membuat kaya apabila kita gak menerapkan prinsip hidup bersyukur dan bijak mengelola uang.

Kebiasaan baik mengelola uang gajian ini adalah hal yang harus kita miliki. Jika ingin memiliki masa depan dengan keuangan yang sehat dan lebih baik dari kehidupan saat ini, yyk mulai bijak atur uang untuk masa depan!

Kamis, 09 September 2021

 Mengatur dan mengelola keuangan memang menjadi suatu keharusan jika ingin memiliki finansial yang sehat. Mempunyai literasi finansial yang baik bisa menyelamatkan kita dari krisis finansial, terlebih di era sekarang dimana rasanya semakin banyak pengeluaran setiap bulannya.


Yang dulu ga ada pengeluaran internet, sekarang pulsa dan kuota internet menjadi pengeluaran rutin. Yang dulu ga ada budget untuk biaya masker dan prokes support lainnya seperti hand sanitizer hingga biaya tes PCR, sekarang mau ga mau kita harus menyediakan budget untuk keperluan tersebut.


Semenjak menjadi seorang freelancer, aku harus mengelola keuangan dengan baik supaya pemasukan dan pengeluaran tetap stabil. Aku harus cermat dan teliti terhadap pemasukan dan pengeluaran setiap bulan karena pendapatan setiap bulan ga menentu. Bulan ini pemasukan di atas rata-rata, bulan depan bisa saja di bawah rata-rata.


Ditambah lagi hobi aku yang suka traveling dan melakukan berbagai aktivitas ekstrim seperti lari, mendaki gunung, dan wall climbing dimana hobi ini rentan sekali dengan cedera dan kecelakaan. Pasti besar sekali biaya yang harus dikeluarkan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dan berobat menggunakan biaya sendiri.



Selain karena aktivitas ekstrim yang aku lakukan, pandemi ini juga menjadi alasan kuat pentingnya memiliki asuransi. Nulis ini jadi inget dengan moment di awal-awal pandemi yang menjadi perjalanan cukup sulit buatku huhu, dimana yang sebelumnya dipenuhi berbagai aktivitas tiba-tiba banyak pekerjaan di stop mendadak. Beberapa pekerjaan memang masih bisa dilakukan dari rumah, tetapi tidak sedikit pekerjaan yang harus rela dilepaskan karena kondisi gak memungkinkan.


Disini aku ngerasain banget pentingnya memiliki literasi finansial dan menerapkannya di keuangan sehari-hari seperti memiliki dana darurat setidaknya 3 bulan untuk single dan setidaknya 6 bulan untuk yang sudah berkeluarga. Dana darurat inilah yang sangat membantu saat masa sulit di awal-awal pandemi.


Banyak hal-hal yang sebelum pandemi kadang ga kita prioritasin, ternyata di masa pandemi hal-hal tersebut menjadi sangat penting. Selain pentingnya memiliki dana darurat, hal penting lainnya yang sering kita abaikan yaitu memiliki asuransi.


Saat kesehatan kita terganggu, apalagi di masa pandemi ini dimana rentan banget untuk kita terkena sakit, kita akan merasakan bahwa asuransi menjadi pondasi penting. Disaat kita sakit, asuransi akan menyelamatkan keuangan kita dengan proteksi yang disediakan oleh asuransi.


Produk asuransi akan memberikan perlindungan terhadap tabungan dan investasi yang kita miliki saat terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan atau sakit.



#ProteksiOn Lucky Draw by FWD Insurance


Pada Akhir Juli kemarin, aku mengikuti FWD Insurance merayakan hari jadinya yang ke-29 di Indonesia dengan meluncurkan kampanye undian berhadiah yang bertajuk #ProteksiOn Lucky Draw.


Kampanye ini mengajak kita untuk mengaktifkan perlindungan asuransi dengan FWD Insurance, sehingga kita bisa menjalani hidup penuh dengan passion yang selalu On, karena memahami bahwa FWD Insurance hadir mendukungmu.


Yuk ikutan!!! Program ini memberikan kemudahan kepada nasabah untuk berpartisipasi mengikuti  undian berhadiah #ProteksiOn Lucky Draw loh! 


Kamu juga berpeluang untuk memenangkan berbagai hadiah spektakuler untuk mendukung passionmu seperti mobil Toyota Raize,  sepeda Brompton, iPhone 12 Pro Max, iPad dan paket liburan serta kesempatan bertukar pengalaman seputar passion bareng ahlinya.





Siapapun bisa membeli produk asuransi dari FWD dan memenangkan hadiahnya! Beli produk asuransi FWD Insurance yang sesuai kebutuhanmu melalui jalur keagenan, kemitraan (Bancassurance) atau eCommerce (ifwd.co.id).


Berikut produk asuransi yang masuk dalam program ini:

  1. Keagenan: FWD Critical Armor, Asuransi Bebas Rencana Optimal, FWD Legacy Protection dan Asuransi Bebas Handal

  2. Kemitraan (Bancassurance): FWD Multiple Protection, Asuransi Bebas Handal dan FWD Critical MultiSafe

  3. eCommerce (ifwd.co.id): Asuransi Bebas Handal, FWD Cancer Protection, Bebas Rencana dan Bebas Aksi


Pilih produk asuransi dari FWD Insurance yang sesuai dengan kebutuhanmu, Kamu dapat mencari tahu lebih lanjut tentang infromasi program ini melalui https://www.fwd.co.id/proteksion 

Senin, 02 Agustus 2021

Ga terasa pandemi sekarang sudah memasuki gelombang kedua Covid-19. Mau tidak mau kita harus kembali menahan diri untuk melakukan banyak kegiatan di luar rumah. Jika sebelum pandemi kita terbiasa bertatap muka secara langsung dengan banyak orang dan bisa bepergian sesuka hati, sekarang kita dianjurkan untuk tetap di rumah saja hingga waktu yang belum diketahui kapan selesainya. 


Kelamaan di rumah ternyata jenuh juga yaaa! apalagi dengan aktifitas yang gitu-gitu aja. Rasanya udah bosan banget dan pengen bebas beraktifitas di luar tanpa menggunakan masker. Tapi karena tau situasi di luar enggak aman karena rentan tertular Covid-19, akhirnya aku mutusin untuk tetap stay di rumah dan melakukan kegiatan-kegiatan positif dan menyenangkan untuk mengurangi bosan.


Selama pandemi ada berbagai rutinitas baru yang muncul, seperti bercocok tanam, menulis, mencoba resep-resep makanan, dan menonton film.


Mengubah Hobi Menjadi Cuan

Siapa yang memimpikan untuk memiliki hobi yang dibayar? Aku termasuk salah satu dari sekian banyak orang yang bermimpi seperti itu. Aku memiliki hobi traveling, khususnya mendaki gunung atau traveling bernuansa alam.


Dari berbagai perjalanan, aku biasanya membagikan pengalamanku di sosial media instagram dan menuliskan secara lengkap perjalananku di blog. Dari yang awalnya menulis karena hobi, aku sekarang bersyukur banget karena hobi aku menjadi jembatan untuk menambah keran rejeki.



Di Blogger Gathering FWD Anniversary 29th #ProteksiOn, aku mendapatkan suntikan semangat dari seorang penulis terkenal dari buku-buku yang berjudul Supernova, Filosofi Kopi, Perahu Kertas, dll. Siapa yang tidak kenal dengan Dee Lestari yang buku-bukunya fenomenal di pasaran.


Di masa pandemi ini, Dee Lestari tetap konsisten dengan berbagai aktivitas yang ia jalani. Meskipun kerja dari rumah, ia tetap menerapkan jam kerja disiplin layaknya pekerja kantoran.


Bahkan di masa pandemi ini Dee Lestari berhasil menyelesaikan beberapa karya, dimana hal ini jauh berbeda dengan sebelumnya saat ia butuh bertahun-tahun untuk menyelesaikan 1 karya. Selain menulis, Dee Lestari juga bahkan mengajar di kelas menulis loh!! keren banget yaaa!



Selain Dee Lestari, suntikan semangat di Blogger Gathering FWD Anniversary 29th #ProteksiOn ini yaitu Mario Iroth, seorang Traveler sekaligus Video Kreator yang  memiliki hobi mengajak motornya mengelilingi 5 benua. Siapa sangka jika hobinya ini bisa menjadi sumber income.


Mario Iroth keliling dunia ga begitu saja. Sebelumnya ia bekerja di industri pariwisata di Bali dan traveling di sela-sela pekerjaannya. Ia bekerja keras menabung selama bekerja di industri tersebut sebelum akhirnya memutuskan menjadi traveler bermotor.


Kemudian ia memberanikan diri keluar dari zona nyaman dengan resign kerja, dan berpetualang mengeksplor Bali. Berawal dari Bali, ia akhirnya mencoba mengendarai motornya ke berbagai pulau di luar bali. Sekarang Mario Iroth sedang keliling dunia dengan motornya dan mendapatkan cuan dari passionnya tersebut.



Lindungi Diri di Masa Pandemi dengan Asuransi 

Penulis Dee Lestari dan Traveler Mario Iroth merupakan contoh orang-orang yang fokus pada passionnya dan mendapatkan cuan dari passion. Kita juga bisa jika kita mau bekerja keras mengubah hobi menjadi passion.


Apalagi disaat masa pandemi ini keuangan menjadi sulit, mencari penghasilan tambahan dengan menjadikan hobi sebagai sumber cuan bisa menyelamatkan keuangan kita. Selain itu kita juga penting untuk memiliki asuransi supaya keuangan kita tidak terganggu saat kita terkena sakit yang mengharuskan mengeluarkan banyak uang.



Setiap hari angka pasien Covid terus bertambah. Selain Covid-19, faktor penyakit lain juga bisa saja datang kapan saja tanpa pandang usia. Saat sakit, biaya perawatan, pengobatan, operasi, rawat inap itu pasti sangat mahal. Apalagi sekarang apa-apa mesti swab dulu untuk memastikan terkena Covid-19 atau tidak. Test swab aja udah lumayan menguras kantong. Disinilah asuransi memiliki peran penting untuk menjaga stabilitas finansial di saat sakit.


FWF mengajak orang-orang untuk menekuni passionnya namun tetap terlindungi dari ketidakpastian dengan #ProteksiOn. Dalam rangka anniversary ke-29, FWD mengajak masyarakat Indonesia untuk mengaktifkan perlindungan asuransi dengan FWD Insurance, sehingga bisa menjalani hidup penuh dengan passion yang selalu On. 


Melalui program tersebut, nasabah dapat kesempatan untuk memenangkan berbagai hadiah seperti paket liburan ke Bali, sepeda eksklusif hingga mobil dengan. membeli salah satu atau lebih dari 9 (sembilan) produk asuransi proteksi dari FWD Insurance yang khusus ditawarkan*. Dapatkan 1 hingga 2 nomor undian per Rp 100.000 (seratus ribu Rupiah) premi/kontribusi yang dibayarkan (berlaku kelipatan), selama periode kegiatan 26 Juli - 31 Desember 2021**.


Setelah penggabungan FWD Insurance, yang. sebelumnya bernama PT Commonwealth Life, dan PT FWD Life Indonesia pada 1 Desember 2020, FWD Insurance telah hadir di 20 kota untuk melindungi jutaan nasabah di seluruh Indonesia.


FWD Insurance menawarkan rangkaian produk perlindungan, meliputi penyakit kritis, asuransi jiwa, Kesehatan dan dilengkapi dengan manfaat tambahan COVID-19, termasuk manfaat isolasi mandiri pada tahun 2021.


Semua dapat diakses dengan mudah oleh nasabah melalui berbagai jalur distribusi, mulai dari keagenan, mitra bank (bancassurance), website eCommerce ifwd.co.id, serta melalui aplikasi one stop solution dari FWD Insurance, yaitu FWD MAX.


Direktur Utama FWD Insurance Anantharaman Sridharan mengatakan, "Memulai perjalanan kami menuju 30 tahun melindungi Indonesia, kami menegaskan kembali komitmen kami untuk mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi dengan menjadikan asuransi lebih mudah dipahami, mudah dibeli, dan mudah dalam klaim.


Rangkaian penawaran proteksi yang kami miliki menunjukkan prioritas kami yang selalu mengutamakan nasabah dalam segala hal yang kami lakukan. Kami berharap kampanye #ProteksiOn Lucky Draw ini dapat menginspirasi masyarakat untuk semakin sadar pentingnya asuransi, meningkatkan tingkat literasi keuangan mereka sehingga lebih banyak lagi orang dapat terlindungi.”


Untuk informasi lebih lanjut tentang FWD Insurance, dapat mengujungi www.ifwd.co.id  dan www.fwd.co.id.







Rabu, 21 Juli 2021

Semakin dewasa, semakin banyak lika-liku kehidupan yang dilalui, semakin banyak juga memori yang terekam. Dalam hidup kita selalu menginginkan kebahagiaan dan memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap banyak hal. Namun kita suka lupa bahwa ekspektasi tersebut tidak selalu sesuai dengan kenyataan.

Hidup memang tidak selamanya menyenangkan. Ada kalanya kita mendapatkan cobaan yang membuat kita kecewa dan menangis. Penolakan, dilupakan, ditinggalkan, dikecewakan oleh orang-orang terdekat membuat kita patah hati.

Belum lagi masalah lain dalam hidup seperti pekerjaan, pertemanan, relationship membuat terlalu banyak yang harus difikirkan. Kekecewaan yang sudah diambang batas berujung trauma, sakit hati dikecewakan oleh pasangan, teman, ataupun keluarga sudah menggoreskan luka dalam. 

Tanpa kita sadari kita membuat benteng pertahanan tak kasat mata. Kita berharap bisa terhindar dari ancaman rasa sakit yang bisa saja datang kembali ke peristiwa dan masalah tertentu. Lama-lama trauma kita menjadi semakin dalam hingga mati rasa.

 “People try to hide their pain. But they’re wrong. Pain is something to carry, like a radio. You feel your strength in the experience of pain. It’s all in how you carry it. That’s what matters. Pain is a feeling. Your feelings are a part of you. Your own reality. If you feel ashamed of them, and hide them, you’re letting society destroy your reality. You should stand up for your right to feel your pain.”- Jim Morrison

Artinya: Orang-orang berusaha menyembunyikan rasa sakit mereka. Tapi mereka salah. Rasa sakit adalah sesuatu untuk dibawa, seperti radio. Kamu bisa merasakan kekuatan saat mengalami rasa sakit. Itu semua tergantung bagaimana kamu membawanya. Itu yang penting. Rasa sakit adalah perasaan. Perasaanmu adalah bagian dari diri kamu sendiri. Realitas dirimu. Jika kamu merasa malu, dan menyembunyikannya, kamu justru membiarkan orang lain menghancurkannya. Kamu punya hak untuk merasakan perasaanmu.



Ada yang trauma dengan kecoa? Saat kita trauma terhadap binatang ini, otak kita secara refleks memberi signal ketakutan saat binatang ini muncul. Untuk orang yang memiliki trauma berat bahkan ga mau ada orang menyebut "kecoa" di sekitarnya.

Atau dalam kehidupan sehari-hari, ada orang yang trauma menjalin relationship ke teman atau pasangan. Kekecewaan mendalam membuat kita tidak mau lagi mengenal atau menjalin interaksi dengan orang lain. Secara tidak langsung ini membuat kita menjadi menyendiri.

Pada trauma, kita ga bisa mengenali emosi yang sedang dirasakan, merasa hampa, flat, ga bisa berkonsentrasi, merasa linglung, dan merasa terlepas atau terpisah dari lingkungan sekitar.

Kita mengalami kesulitan saat berinteraksi dengan orang lain, merasa tidak nyaman dan menghindari interaksi sosial.


 “Nobody will protect you from your suffering. You can’t cry it away or eat it away or starve it away or walk it away or punch it away or even therapy it away. It’s just there, and you have to survive it. You have to endure it. And you have to live through it and love it and move on and be better for it and run as far as you can in the direction of your best and happiest dreams across the bridge that was built by your own desire to heal” – Cheryl Strayed

Artinya: Tidak ada yang akan melindungimu dari penderitaanmu. Kamu tidak bisa menangis atau memakannya atau membuatnya kelaparan atau membiarkannya pergi atau meninju atau bahkan mengobatinya. Itu hanya ada di sana, dan kamu harus bertahan. Kamu harus menanggungnya. Dan kamu harus menjalaninya dan menyukainya dan terus maju dan menjadi lebih baik untuk itu dan berlari sejauh yang kamu bisa.


Trauma ringan bisa hilang dengan sendirinya dengan berjalannya waktu dan membangun mindset yang bagus. Kita bisa cerita ke orang terdekat, menuangkannya dalam tulisan, atau melakukan aktifitas yang disukai seperti melukis, menonton, liburan, dll.

Tapi untuk trauma berat dan ga mau orang-orang terdekat tau tentang masalah yang kita alami karena dianggap aib seperti perkosaan, pembullyan, dll kita butuh seorang Healer yang memahami kondisi kita dan membantu melepas beban yang terasa berat.

Mengikuti Ecourse di P3KE

Bangkit dan pulih dari trauma masa lalu memang ga mudah dan membutuhkan proses. Kadang saat  proses healing, ada kalanya luka datang dan pergi. Tapi kita ga boleh pasrah dengan keadaan hingga terpuruk. 

Untuk berdamai dengan trauma, akupun melakukan healing dengan mempelajari e-course TRAUMA dari platform  "Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Emosi" (P3KE) di laman p3ke.com.



Ecourse ini mengajak kita mengenal lebih dekat trauma yang kita alami, memahaminya, dan menjinakkannya agar kita bisa hidup berdampingan dan saling menguntungkan dengan trauma yang kita miliki.

Ada 7 lesson di Ecourse yang aku ambil ini, yaitu :
  1. Selamat Datang
  2. Definisi Trauma
  3. Ketika Anda Menjadi Korban dan Mengalami Trauma
  4. Ketika Orang Terdekat Anda Mengalami Trauma
  5. Pertolongan Pertama Pada Trauma
  6. Terima Kasih
  7. Support Grup

Setelah kita menyelesaikan e-course P3KE, kita bisa bergabung dengan group support di facebook sebagai wadah komunikasi. Di sini kita bisa saling memberikan support kepada sesama anggota grup. Mba Irma selaku healer juga membuka sesi konsultasi dengan melakukan live Facebook secara rutin.

Jumat, 09 Juli 2021

Saat traveling, sunscreen biasanya menjadi salah satu yang ga boleh dilewatkan untuk melindungi kulit wajah dari paparan sinar matahari.


Tapi sayangnya masih banyak yang mengabaikan sunscreen ketika di dalam rumah. Terlebih saat PPKM yang kembali menghimbau masyarakat untuk di rumah aja, ga sedikit orang skip sunscreen saat di dalam rumah karena merasa tidak terpapar sinar matahari. 


Padahal menurut ahli kulit, penggunaan sunscreen di dalam rumah juga diperlukan. Kita tetap harus memakai SPF di dalam ruangan, terutama saat kita duduk di dekat jendela atau di depan layar komputer, karena terpapar cahaya yang berpotensi merusak kulit.




Sunscreen N'Pure Cica Beat The Sun

Hobi aku yang traveling dan mendaki gunung emang paling butuh banget sunscreen, karena aktivitas selama berhari-hari di alam bebas dan langsung terpapar matahari.


Sunscreen yang selalu aku bawa belakangan ini yaitu N'Pure Cica Beat The Sun. Ga hanya saat traveling, saat PPKM dan full 7 x 24 jam di rumah  juga aku tetap mengupayakan pake sunscreen supaya wajah tetap terlindungi.


Sunscreen by N'Pure ini mengandung 5 jenis filter UV yang diklaim mampu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB sekaligus mampu melembapkan dan menenangkan kulit.


Sunscreen ini mengandung Centella Asiatica Water yang terkenal dengan khasiatnya yang bisa menenangkan kulit setelah terkena sinar matahari.


Selain itu, sunscreen yang memiliki SPF 50++ PA++++ ini juga memiliki kandunhan Ekstrak Chamomilla Recutita (Matricaria), Ekstrak Chrysanthemum Parthenium (Feverfew), dan Ekstrak Daun Camellia Sinensis yang kaya akan antioksidan dan sifat anti-inflamasi, serta memberikan manfaat menghidrasi.


Ga perlu khawatir tentang keamanan produk sunscreen by N'Pure karena sudah teruji secara dermatologis, bersertifikat halal dan terdaftar BPOM pada produk Cica Beat The Sun No BPOM yaitu NA18211700661 . 


Yang aku suka juga dari sunscreen ini yaitu Paraben Free, Alcohol Free, Mineral Oil Free, SLS Free, Silicone Free, EU Allergen Free, dan Freagrance Free. Ini bikin teksturnya ringan dan ga lengket pas diaplikasikan ke wajah.


Cara penggunaan sunscreen juga sangat simpel, yaitu hanya dengan mengaplikasikan Cica Beat The Sun secara merata di bagian wajah dan leher 30 menit sebelum beraktifitas. Jangan lupa untuk bawa sunscreen setiap keluar rumah dan apply secara berkala saat berada di luar ruangan dalam jangka waktu yang lama.


Walaupun kiya sudah menggunakan sunscreen untuk melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB, usahakan untuk tetap menghindari sinar matahari langsung ya! 



Mengenal N'Pure

N’Pure adalah merek kecantikan asli dari Indonesia yang lahir pada Tahun 2017. N'Pure berusaha semaksimal mungkin menggunakan bahan-bahan alami terbaik dari Indonesia, dipilih sendiri oleh petani lokal.


N'pure memiliki 3 series diantaranya yaitu :

1. Centella Asiatica Series (8 Produk)

2. Marigold Series (4 Produk)

3. Cactus Aloe Vera (2 Produk)


Tidak perlu khawatir terhadap produk dari N'Pure karen sudah BPOM, halal, teruji secara dermatologis & Bahan Tidak Beracun (Bebas Paraben, Bebas Alkohol, Bebas Mineral Oil & Bebas SLS).

N’Pure percaya merek kecantikan lokal Indonesia mampu berbicara di tingkat global dan menjadi kebanggaan Indonesia. Dalam visi untuk mendorong wanita Indonesia lebih percaya diri dengan memiliki kulit cantik alami yang sehat, N'Pure ingin berani menyebarkan pesan "Pure Beauty In Natural Way".


Follow Kal di @kalenaefris